Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang dijadwalkan pada Rabu pekan depan menjadi sorotan utama pelaku pasar. Fokus investor tertuju pada keputusan pembagian dividen tunai, mengingat kinerja fundamental emiten tambang ini menunjukkan pertumbuhan signifikan pada tahun buku 2025. Laba bersih ANTM melonjak drastis mencapai Rp 7,21 triliun pada tahun buku
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang dijadwalkan pada Rabu pekan depan menjadi sorotan utama pelaku pasar. Fokus investor tertuju pada keputusan pembagian dividen tunai, mengingat kinerja fundamental emiten tambang ini menunjukkan pertumbuhan signifikan pada tahun buku 2025.
Laba bersih ANTM melonjak drastis mencapai Rp 7,21 triliun pada tahun buku 2025, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini didorong oleh ekspansi operasional dan efisiensi biaya yang diterapkan secara konsisten dalam enam tahun terakhir. Alhasil, laba per saham (EPS) tercatat sebesar 299,98.
Jika manajemen ANTM mempertahankan kebijakan Dividend Payout Ratio (DPR) 100% seperti pada tahun buku 2023 dan 2024, proyeksi dividen per saham (DPS) yang bakal dibagikan mencapai 299,98. Dengan harga saham ANTM pada penutupan 5 Juni 2026 di level Rp 2.750, estimasi dividend yield tembus 10,91%, menawarkan tingkat pengembalian yang kompetitif.
Kebijakan alokasi dividen yang optimal ini mencerminkan kondisi likuiditas internal perusahaan yang memadai. Rekam jejak historis pembagian dividen ANTM dalam enam tahun terakhir menunjukkan konsistensi, di mana EPS terus meningkat seiring rasio pembayaran yang tinggi.
Kendati demikian, kepastian final mengenai besaran dividen masih akan ditentukan dalam RUPST minggu depan. Investor masih menanti apakah langkah pembagian 100% laba akan kembali diambil, yang berpotensi menjadi sentimen positif signifikan di pasar reguler menjelang periode cum dividen.















Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *