PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) mengumumkan rencana rights issue yang ambisius dengan menerbitkan hingga 219,5 miliar saham baru. Dengan harga pelaksanaan yang ditetapkan sebesar Rp126 per saham, perusahaan ini berpotensi menghimpun dana sekitar Rp27,7 triliun. Rencana ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat modal, tetapi juga untuk mendukung akuisisi 49 persen saham Borneo Prima melalui mekanisme
PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) mengumumkan rencana rights issue yang ambisius dengan menerbitkan hingga 219,5 miliar saham baru. Dengan harga pelaksanaan yang ditetapkan sebesar Rp126 per saham, perusahaan ini berpotensi menghimpun dana sekitar Rp27,7 triliun. Rencana ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat modal, tetapi juga untuk mendukung akuisisi 49 persen saham Borneo Prima melalui mekanisme inbreng.
Setiap pemegang 100 saham lama akan memperoleh 47.177 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), yang memberikan kesempatan bagi mereka untuk berpartisipasi dalam aksi korporasi ini. Namun, aksi ini juga membawa risiko dilusi kepemilikan yang signifikan, mencapai 99,79 persen bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya.
Penting untuk dicatat bahwa pemegang saham pengendali FORU, IMR Asia Holding Pte Ltd, yang saat ini menguasai 76,81 persen saham, berkomitmen untuk melaksanakan seluruh haknya. Dengan langkah ini, FORU tidak hanya berupaya memperkuat posisi keuangan tetapi juga meningkatkan pengendalian atas operasional Borneo Prima, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan perusahaan di masa depan.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** Borneo Prima, FORU
* **Sentimen Negatif:** –









Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *