PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan pembagian dividen tunai interim untuk tahun buku 2026 senilai Rp2,45 triliun, setara Rp20 per saham. Keputusan ini diambil dalam rapat dewan direksi dan komisaris pada 5 Juni 2026, sebagai bagian dari rencana perseroan untuk membagikan dividen sebanyak empat kali sepanjang tahun ini, yakni setiap kuartal. Manajemen BCA menyatakan
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan pembagian dividen tunai interim untuk tahun buku 2026 senilai Rp2,45 triliun, setara Rp20 per saham. Keputusan ini diambil dalam rapat dewan direksi dan komisaris pada 5 Juni 2026, sebagai bagian dari rencana perseroan untuk membagikan dividen sebanyak empat kali sepanjang tahun ini, yakni setiap kuartal.
Manajemen BCA menyatakan bahwa realisasi jumlah saham yang berhak menerima dividen interim dapat lebih rendah dari total saat ini, seiring dengan akumulasi saham hasil program buyback yang masih berlangsung. Penyesuaian ini merupakan langkah umum untuk menjaga konsistensi distribusi laba kepada pemegang saham tanpa mengganggu struktur permodalan.
Dividen interim tersebut didasarkan pada kinerja keuangan kuartal pertama 2026, di mana BCA mencetak laba bersih Rp14,68 triliun dengan saldo laba ditahan Rp239,08 triliun. Total ekuitas perseroan pada akhir kuartal mencapai Rp259,36 triliun. Dengan demikian, rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) terhadap laba bersih kuartal I mencapai 42%, mencerminkan komitmen BCA dalam memberikan imbal hasil kompetitif kepada investor.
Jadwal pelaksanaan dividen interim ini telah ditetapkan, dengan pencatatan tanggal cum dan ex dividen di pasar reguler serta negoisasi dalam pekan mendatang. Keputusan ini sekaligus menegaskan posisi BCA sebagai emiten perbankan dengan fundamental kokoh, didukung oleh likuiditas yang kuat dan kemampuan menghasilkan laba secara konsisten. Bagi investor, langkah ini menjadi sinyal positif atas prospek kinerja perseroan pada sisa tahun buku 2026.














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *