EinsNews, JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengambil langkah strategis dengan merombak susunan direksi PT PLN (Persero) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar di kantornya. Keputusan ini menegaskan komitmen Danantara untuk memperkuat tata kelola dan kepemimpinan perusahaan listrik negara di tengah transisi kelembagaan. Dalam RUPS LB tersebut,
EinsNews, JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengambil langkah strategis dengan merombak susunan direksi PT PLN (Persero) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar di kantornya. Keputusan ini menegaskan komitmen Danantara untuk memperkuat tata kelola dan kepemimpinan perusahaan listrik negara di tengah transisi kelembagaan.
Dalam RUPS LB tersebut, Darmawan Prasodjo kembali dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama PLN, sementara Yusuf Didi Setiarto diangkat sebagai Wakil Direktur Utama yang baru. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk memastikan kontinuitas strategi transformasi bisnis PLN sekaligus menjawab tantangan industri ketenagalistrikan yang semakin dinamis. Manajemen PLN menyambut positif perubahan ini dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja serta keandalan operasional perusahaan.
Sebagai bagian dari perombakan, RUPS LB juga memberhentikan secara hormat lima direksi lama, yaitu Edwin Nugraha Putra (Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem), Adi Priyanto (Direktur Retail dan Niaga), Evy Haryadi (Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan), Sinthya Roesly (Direktur Keuangan), serta Adi Lumakso (Direktur Manajemen Risiko). Sebagai gantinya, pemegang saham menunjuk sejumlah nama baru untuk mengisi posisi strategis, termasuk Eko Yudho Pramono sebagai Direktur Transmisi, Purnomo sebagai Direktur Manajemen Pembangkitan, dan Chipta Perdana sebagai Direktur Retail dan Niaga.
Selain itu, Chairani Rachmatullah dipercaya memimpin Direktorat Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan, Nurlely Aman sebagai Direktur Legal dan Human Capital, Hartanto Wibowo sebagai Direktur Keuangan, Rizal Calvary Marimbo sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Operasi, serta Rakhmad Dewanto Haris Junaedi sebagai Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis. Sementara itu, jajaran Komisaris PLN masih dipimpin oleh Burhanuddin Abdullah sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, dengan Suahasil Nazara sebagai Wakil Komisaris Utama.
Perombakan ini diproyeksikan akan memperkuat posisi PLN dalam mendukung target transformasi jangka panjang, khususnya dalam menghadapi dinamika pasar energi dan kebutuhan listrik di wilayah-wilayah khusus. Dengan pengalaman dan kompetensi para petinggi baru, pasar diharapkan untuk melihat peningkatan efisiensi operasional dan tata kelola yang lebih transparan di bawah pengawasan Danantara.











Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *