Perusahaan riset hukum Rosen Law Firm tengah menyelidiki potensi pelanggaran sekuritas yang dilakukan oleh ADMA Biologics menyusul laporan dari short seller Culper Research yang menuding perusahaan melakukan praktik channel stuffing untuk menaikkan pendapatan secara tidak wajar. Tuduhan tersebut langsung memicu aksi jual besar-besaran, mengakibatkan harga saham ADMA Biologics merosot tajam sebesar 16,6% pada 24 Maret
Perusahaan riset hukum Rosen Law Firm tengah menyelidiki potensi pelanggaran sekuritas yang dilakukan oleh ADMA Biologics menyusul laporan dari short seller Culper Research yang menuding perusahaan melakukan praktik channel stuffing untuk menaikkan pendapatan secara tidak wajar. Tuduhan tersebut langsung memicu aksi jual besar-besaran, mengakibatkan harga saham ADMA Biologics merosot tajam sebesar 16,6% pada 24 Maret 2026. Penurunan ini menghapus nilai pasar secara signifikan dan memicu kekhawatiran di kalangan investor ritel maupun institusi.
Channel stuffing adalah praktik ilegal di mana perusahaan secara paksa mengirimkan produk melebihi permintaan aktual ke distributor atau pelanggan demi mencatat pendapatan lebih tinggi pada laporan keuangan. Jika terbukti, ADMA Biologics bisa menghadapi sanksi berat dari regulator serta tuntutan ganti rugi dari pemegang saham yang dirugikan. Rosen Law Firm menegaskan bahwa investor yang membeli saham ADMA Biologics dalam periode tertentu berhak untuk bergabung dalam gugatan class action tanpa dikenakan biaya di muka (contingency fee basis), dengan potensi kompensasi atas kerugian investasi mereka.
Rosen Law Firm memiliki rekam jejak yang solid dalam memenangkan kasus class action sekuritas di pengadilan federal Amerika Serikat. Firma ini sebelumnya berhasil memperoleh ganti rugi miliaran dolar bagi pemegang saham perusahaan-perusahaan yang terbukti melakukan penipuan akuntansi. Bagi investor ADMA Biologics yang terdampak, langkah hukum ini dinilai sebagai jalur paling realistis untuk memulihkan sebagian nilai investasi yang hilang akibat penurunan saham tersebut.
Dari sisi analisis pasar, kasus ini kembali mengingatkan investor akan risiko reputasi dan litigasi yang melekat pada perusahaan dengan praktik tata kelola yang tidak transparan. Selain berdampak pada harga saham ADMA Biologics dalam jangka pendek, tuduhan channel stuffing juga berpotensi memicu investigasi dari Securities and Exchange Commission (SEC) dan menyebabkan gangguan operasional yang lebih luas. Pelaku pasar disarankan untuk mencermati perkembangan kasus ini sebagai indikator penting dalam menilai kredibilitas manajemen perusahaan.















Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *