Pekan ini, sejumlah emiten di bursa Vietnam memasuki periode krusial dengan penetapan jadwal ex-dividen untuk pembayaran tahun buku 2025. Mulai 8 hingga 9 Juni, para investor akan menyaksikan aksi korporasi yang mencakup dividen saham bonus dengan rasio tinggi, dividen tunai, hingga dividen saham dengan rasio beragam. Momentum ini menjadi perhatian utama pelaku pasar karena memberikan
Pekan ini, sejumlah emiten di bursa Vietnam memasuki periode krusial dengan penetapan jadwal ex-dividen untuk pembayaran tahun buku 2025. Mulai 8 hingga 9 Juni, para investor akan menyaksikan aksi korporasi yang mencakup dividen saham bonus dengan rasio tinggi, dividen tunai, hingga dividen saham dengan rasio beragam. Momentum ini menjadi perhatian utama pelaku pasar karena memberikan dampak langsung pada struktur modal dan likuiditas saham.
Di sektor dividen saham, beberapa perusahaan memberikan kejutan dengan bonus yang signifikan. Perusahaan Gabungan Konsultasi Konstruksi Sumber Daya Air II (UPCoM: HEC) dan F88 Investment (UPCoM: F88) sama-sama membagikan saham bonus dengan rasio 1:1, artinya setiap pemegang saham yang memiliki satu lembar saham akan menerima satu saham tambahan. Sementara itu, Kien Hung (HNX: KHS) dan Ha Do Group (HOSE: HDG) memberikan dividen saham rasio 10:1 untuk setiap sepuluh saham yang dimiliki. Song Da Cao Cuong (UPCoM: SCL) dan Visicons Construction (HNX: VC6) juga mengikuti dengan rasio yang lebih moderat yakni 100:17 dan 100:15. Aksi ini berpotensi mendilusi harga saham dalam jangka pendek namun meningkatkan jumlah saham beredar secara signifikan.
Di sisi lain, sejumlah emiten memilih membagikan dividen tunai kepada pemegang saham. Vietnam Rubber Industrial Park and Urban Development (UPCoM: VRG) akan membayar 1.000 VND per saham pada 29 Juni, dengan ex-dividen 8 Juni. Phong Phu (UPCoM: PPH) juga menawarkan dividen tunai kedua senilai 1.000 VND per saham pada 15 Juni. Sementara itu, Vinacomin-Van Danh Coal (HNX: TVD) membagikan 700 VND per saham dan Thong Nhat (HNX: BAX) hanya 500 VND per saham, keduanya dengan jadwal pembayaran akhir Juni. Investor yang tercatat sebagai pemegang saham pada tanggal pencatatan (9-10 Juni) berhak atas dividen ini, memberikan imbal hasil langsung di tengah volatilitas pasar.
Meskipun jadwal ex-dividen terkonsentrasi dalam dua hari pertama pekan ini, aksi korporasi ini memberikan gambaran strategi perusahaan dalam mengelola laba ditahan. Dividen saham cenderung digunakan oleh emiten yang ingin mempertahankan kas operasional, sedangkan dividen tunai menunjukkan profitabilitas yang solid. Dengan total sembilan emiten yang terlibat, pasar saham Vietnam diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas perdagangan pada sesi ex-dividen, terutama bagi investor institusional dan ritel yang mencari keuntungan jangka pendek dari distribusi ini.














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *