728 x 90

TLKM Siapkan Buyback Rp4 Triliun, Manajemen Optimistis Kawal Fundamental

TLKM Siapkan Buyback Rp4 Triliun, Manajemen Optimistis Kawal Fundamental

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengalokasikan dana kas internal maksimal sebesar Rp4 triliun untuk melaksanakan aksi pembelian kembali saham (buyback). Rencana tersebut tidak akan melebihi 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor, serta dipastikan tidak berdampak material terhadap kelangsungan pendapatan perusahaan. Pelaksanaan buyback memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan pada 8

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengalokasikan dana kas internal maksimal sebesar Rp4 triliun untuk melaksanakan aksi pembelian kembali saham (buyback). Rencana tersebut tidak akan melebihi 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor, serta dipastikan tidak berdampak material terhadap kelangsungan pendapatan perusahaan.

Pelaksanaan buyback memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan pada 8 Juni 2026. Jika disetujui, periode pembelian akan berlangsung mulai 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027. Manajemen TLKM menyatakan langkah ini diambil untuk menjaga harmoni antara kondisi pasar dan fundamental perusahaan, sekaligus mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Penggunaan dana internal tersebut akan menurunkan aset dan ekuitas emiten maksimal Rp4 triliun. Dengan kapitalisasi pasar yang tercatat sebesar Rp273,41 triliun per 5 Juni 2026, buyback ini setara dengan sekitar 1,4 persen saham beredar. Menurut Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia, Muhammad Wafi, eksekusi buyback yang konsisten di level support dapat berfungsi sebagai price floor, namun faktor eksternal seperti pergerakan kurs rupiah, isu MSCI, dan risk premium masih lebih dominan dalam menentukan harga jangka pendek.

Prospek kinerja TLKM tahun ini dinilai konstruktif berkat rencana pemisahan usaha InfraNexia dan transformasi digital perusahaan. Berdasarkan analisis fundamental, nilai wajar saham dipatok di level Rp3.400, memberikan potensi kenaikan sekitar 10 persen dari harga saat ini. Namun dari sisi teknikal, pergerakan saham masih dibayangi tren penurunan dan tekanan jual jangka pendek. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan potongan turun yang memicu risiko koreksi lebih lanjut. Investor disarankan bersikap wait and see dengan memerhatikan titik support di kisaran Rp2.680 hingga Rp2.960 per saham.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos