PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM), emiten komponen otomotif, mengumumkan perolehan pendapatan dividen dari entitas anaknya, PT Panata Jaya Mandiri. Dividen tersebut terdiri dari dividen final untuk tahun buku 2025 sebesar Rp34,125 miliar dan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp22,75 miliar, sehingga total mencapai Rp56,875 miliar.
Pendapatan dividen ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mengoptimalkan arus kas dari anak usaha. Meskipun jumlahnya signifikan, manajemen SMSM menegaskan bahwa transaksi ini tidak berdampak pada kegiatan operasional, kondisi keuangan, hukum, maupun keberlangsungan usaha perseroan. Wakil Direktur Utama SMSM, Ang Andri Pribadi, menyatakan bahwa perolehan dividen tersebut bersifat rutin dan tidak mengubah prospek bisnis perusahaan.
Dari perspektif pasar, pencatatan pendapatan dividen ini dapat memperkuat posisi kas SMSM di tengah tekanan industri otomotif. Namun, karena sifatnya yang non-operasional, investor cenderung melihatnya sebagai tambahan likuiditas jangka pendek. Saham SMSM yang diperdagangkan di bursa masih menunjukkan volatilitas sejalan dengan sentimen sektor otomotif global. Analis memperkirakan dividen ini akan digunakan untuk mendukung belanja modal atau pembayaran utang, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari manajemen.

