IPO SpaceX Senilai US$75 Miliar Siap Pecahkan Rekor Dunia, Valuasi Tembus US$1,8 Triliun

Internasional IPO Saham

Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, dilaporkan akan melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) dengan nilai fantastis mencapai US$75 miliar atau setara Rp1.344 triliun. Rencana ini melibatkan penjualan 555,6 juta saham dengan harga US$135 per lembar. Jika terealisasi, IPO ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah pasar modal global, melampaui rekor Saudi Aramco yang menghimpun dana US$29,4 miliar pada 2019. Langkah SpaceX ini dinilai sebagai sinyal besar bagi industri teknologi dan antariksa, sekaligus menguji selera investor terhadap valuasi tinggi yang ditargetkan.

Proses IPO SpaceX disebut-sebut berbeda dari tradisi biasanya. Alih-alih mengumumkan kisaran harga terlebih dahulu dan melakukan roadshow, perusahaan langsung menetapkan harga saham. SpaceX telah mengajukan dokumen secara rahasia pada Maret lalu dan secara publik pada bulan sebelumnya. Jadwal sementara menunjukkan pemasaran formal akan dimulai pada 4 Juni, dengan penetapan harga saham pada 11 Juni. Namun jadwal ini masih dapat berubah. Konsorsium bank investasi besar seperti Goldman Sachs, Morgan Stanley, Bank of America, Citigroup, dan JPMorgan Chase memimpin proses ini, bersama 18 bank lainnya.

IPO SpaceX menjadi salah satu yang paling dinantikan di dunia, terutama di tengah geliat pasar terhadap perusahaan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Pesaing seperti OpenAI dan Anthropic juga dikabarkan tengah mempersiapkan pencatatan saham mereka. Sementara itu, Alphabet baru saja mengumumkan rencana penawaran saham senilai US$80 miliar. Kondisi pasar yang mendukung sektor teknologi dan kepercayaan investor terhadap visi Elon Musk menjadi faktor pendorong utama. Namun, analis seperti Vey-Sern Ling menilai bahwa mencapai valuasi yang diinginkan bisa menjadi tantangan, meskipun dengan asumsi kelipatan valuasi yang sangat murah hati.

SpaceX menargetkan valuasi setidaknya US$1,8 triliun dalam IPO ini, meskipun beberapa laporan menyebut angka sekitar US$1,75 triliun. Perusahaan yang bergerak di bidang roket, satelit, dan AI ini diproyeksikan akan mengumumkan rincian resmi penawaran saham paling cepat pada Rabu. Keputusan ini akan menjadi tonggak sejarah bagi industri antariksa komersial sekaligus menguji daya serap pasar terhadap raksasa teknologi bernilai tinggi. Para investor global kini menanti langkah selanjutnya dari SpaceX yang dipimpin oleh miliarder visioner tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *