PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) resmi menetapkan pembagian dividen tunai final untuk tahun buku 2025 sebesar US$45 juta atau setara US$0,0018 per saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 4 Juni 2026 dan diumumkan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia keesokan harinya. Dengan demikian, total dividen
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) resmi menetapkan pembagian dividen tunai final untuk tahun buku 2025 sebesar US$45 juta atau setara US$0,0018 per saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 4 Juni 2026 dan diumumkan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia keesokan harinya. Dengan demikian, total dividen yang dibagikan perseroan untuk tahun buku 2025 mencapai US$87 juta, termasuk dividen interim yang telah dibayarkan sebelumnya. Estimasi dividend yield berdasarkan harga saham terkini berada di kisaran 4,5%, menawarkan imbal hasil yang kompetitif di sektor energi.
Dalam rupiah, nilai dividen final tersebut setara sekitar Rp811,8 miliar dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada 5 Juni 2026 sebesar Rp18.039 per dolar AS. Namun, reaksi pasar pada hari pengumuman cenderung negatif, di mana saham MEDC ditutup melemah 5,12% ke level Rp1.205 per saham. Kapitalisasi pasar perseroan tercatat sekitar Rp30,29 triliun. Pelemahan ini kemungkinan dipicu oleh aksi ambil untung (profit taking) setelah pengumuman dividen, mengingat harga saham sebelumnya telah mengalami apresiasi yang signifikan.
Jadwal dividen telah ditetapkan secara rinci. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 15 Juni 2026, sementara ex dividen akan berlaku pada 16 Juni 2026. Pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham dijadwalkan pada 3 Juli 2026. Data keuangan menunjukkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk per 31 Desember 2025 mencapai US$100,92 juta, didukung total ekuitas US$2,36 miliar dan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar US$13,92 juta.
Selain pengesahan dividen, RUPST juga menyetujui laporan keuangan tahun buku 2025, perubahan susunan pengurus, penunjukan auditor eksternal untuk tahun buku 2026, serta alokasi 150 juta saham tresuri untuk program kepemilikan saham karyawan dan manajemen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas dan kinerja tim manajemen ke depan.
Dari sisi prospek, analis melihat bahwa MEDC masih memiliki fundamental yang solid dengan arus kas yang cukup kuat untuk mendukung pembagian dividen berkelanjutan. Meskipun demikian, investor perlu mencermati volatilitas harga komoditas energi dan strategi ekspansi perseroan yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan di masa mendatang. Dengan yield dividen yang atraktif, MEDC tetap menjadi salah satu pilihan menarik bagi investor yang mencari pendapatan pasif di sektor energi.














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *