Emiten barang konsumsi PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp7,63 triliun, atau setara dengan 99,91% dari total laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp7,64 triliun. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 4 Juni 2026. Dengan demikian, pemegang saham berhak menerima dividen sebesar
Emiten barang konsumsi PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp7,63 triliun, atau setara dengan 99,91% dari total laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp7,64 triliun. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 4 Juni 2026. Dengan demikian, pemegang saham berhak menerima dividen sebesar Rp201 per lembar saham.
Mengacu pada harga penutupan saham UNVR di level Rp1.570 per saham pada Jumat, 5 Juni 2026, rasio dividen yield yang ditawarkan mencapai 12,8%, sebuah angka yang sangat atraktif di tengah kondisi pasar yang penuh ketidakpastian. Sisa laba bersih sebesar Rp6,93 miliar atau 0,09% akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan.
Perlu dicatat, jumlah dividen tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp87 per saham atau Rp3,3 triliun yang telah dibayarkan pada 30 Desember 2025. Dengan demikian, UNVR akan mencairkan dividen final sebesar Rp4,33 triliun atau setara Rp114 per lembar saham. Jadwal pembagian dividen telah ditetapkan: cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 12 Juni 2026, ex dividen pada 15 Juni 2026, cum dividen pasar tunai pada 17 Juni 2026, ex dividen pasar tunai pada 18 Juni 2026, recording date pada 17 Juni 2026 pukul 16.00 WIB, dan pembayaran dividen pada 30 Juni 2026.
Kebijakan dividen besar-besaran ini didukung oleh fundamental keuangan yang solid. Hingga 31 Desember 2025, UNVR membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp7,64 triliun, dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp4,57 triliun dan total ekuitas Rp4,47 triliun. Langkah ini menunjukkan komitmen manajemen untuk memberikan imbal hasil maksimal kepada pemegang saham di tengah tantangan industri barang konsumsi.













Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *