EinsNews, JAKARTA – PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp32,6 miliar atau setara Rp2 per saham kepada para pemegang saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 3 Juni 2026, setelah laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
EinsNews, JAKARTA – PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp32,6 miliar atau setara Rp2 per saham kepada para pemegang saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 3 Juni 2026, setelah laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp111,21 miliar.
Manajemen perusahaan menegaskan bahwa dividen tersebut setara dengan 29,33% dari laba bersih yang diperoleh, sementara sisa sebesar Rp78,59 miliar akan dialokasikan sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan. Keputusan untuk tidak menyisihkan laba ke dana cadangan didasari oleh fakta bahwa pos cadangan telah mencapai 20% dari total modal saham yang ditempatkan dan disetor, sesuai ketentuan perseroan.
Dari sisi jadwal, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 11 Juni 2026, dengan ex dividen di kedua pasar tersebut pada 12 Juni 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai berlangsung pada 15 Juni 2026, bertepatan dengan recording date. Pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham hingga pukul 16.00 WIB pada 15 Juni 2026 berhak menerima dividen tunai ini.
Keputusan dividen ini memberikan sinyal positif bagi investor ritel dan institusi, mengingat yield yang ditawarkan sebesar 2% dari harga saham terkini. Analis pasar menilai langkah ini dapat meningkatkan daya tarik saham JKON di tengah momentum pemulihan sektor konstruksi, meskipun perlu dicermati dampak laba ditahan terhadap rencana investasi perseroan ke depan.













Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *