EinsNews, JAKARTA – PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) akan memasuki masa cum dividen pada Senin, 8 Juni 2026. Ini menjadi momen krusial bagi investor yang ingin mendapatkan hak atas dividen jumbo perusahaan. Namun, kenaikan harga saham yang signifikan dalam sebulan terakhir memunculkan risiko dividen trap yang patut diwaspadai. Perusahaan minyak dan gas ini telah menyepakati
EinsNews, JAKARTA – PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) akan memasuki masa cum dividen pada Senin, 8 Juni 2026. Ini menjadi momen krusial bagi investor yang ingin mendapatkan hak atas dividen jumbo perusahaan. Namun, kenaikan harga saham yang signifikan dalam sebulan terakhir memunculkan risiko dividen trap yang patut diwaspadai.
Perusahaan minyak dan gas ini telah menyepakati pembagian dividen tunai setara hampir 100% dari laba bersih tahun buku 2025. Laba bersih CTBN pada periode tersebut mencapai US$ 21,78 juta, yang dikonversi menjadi dividen sekitar Rp 372,17 miliar. Dengan demikian, setiap lembar saham akan memperoleh dividen Rp 465, atau setara Rp 46.500 per lot (100 lembar).
Harga saham CTBN menunjukkan performa positif dalam sebulan terakhir. Pada penutupan perdagangan Jumat (5/6/2026), saham CTBN berada di level Rp 6.225, naik 6,87% secara harian dan mengakumulasi kenaikan 9,21% dalam sebulan. Lonjakan ini sering kali menjadi sinyal bahwa harga saham telah naik terlalu tinggi menjelang cum date, sehingga setelah ex dividen, harga saham berpotensi terkoreksi tajam—fenomena yang dikenal sebagai dividen trap.
Investor yang bermain dividen harus memperhatikan tanggal-tanggal penting. Ex dividen untuk pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 9 Juni 2026, disusul recording date pada 10 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen akan dilakukan pada 2 Juli 2026. Analis menyarankan investor untuk tidak hanya mengejar dividen semata, tetapi juga mempertimbangkan potensi capital loss yang mungkin terjadi akibat koreksi harga saham pasca ex dividen.














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *