Emiten perbankan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) resmi menetapkan pembagian dividen interim tahap pertama untuk tahun buku 2026 sebesar Rp20 per saham, yang akan direalisasikan pada kuartal kedua tahun ini. Keputusan ini diambil setelah manajemen menilai kinerja keuangan perseroan pada periode Januari hingga Maret 2026 menunjukkan fundamental yang solid, sehingga memungkinkan distribusi nilai tambah
Emiten perbankan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) resmi menetapkan pembagian dividen interim tahap pertama untuk tahun buku 2026 sebesar Rp20 per saham, yang akan direalisasikan pada kuartal kedua tahun ini. Keputusan ini diambil setelah manajemen menilai kinerja keuangan perseroan pada periode Januari hingga Maret 2026 menunjukkan fundamental yang solid, sehingga memungkinkan distribusi nilai tambah kepada pemegang saham secara bertahap.
Langkah ini sejalan dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) yang digelar 12 Maret 2026, di mana direksi menyampaikan peluang pembagian dividen interim hingga tiga kali sepanjang tahun 2026 dengan jadwal per kuartal, asalkan kondisi keuangan tetap terjaga. Dengan persetujuan Dewan Komisaris, BBCA memulai termin pertama pada kuartal II-2026 dengan nominal yang telah ditetapkan.
Presiden Direktur BBCA, Hendra Lembong, menjelaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada posisi permodalan yang kuat, rasio likuiditas yang memadai, serta kualitas aset yang stabil. Ia memproyeksikan dividen untuk termin berikutnya akan tetap konsisten dengan jumlah yang sama, sepanjang fundamental keuangan perseroan terus menunjukkan tren positif. “Kami bersyukur dapat mulai merealisasikan rencana dividen interim pada kuartal II tahun buku 2026 ini. Hal ini menjadi terobosan baru dan diharapkan dapat menambah cashflow bagi pemegang saham,” ujarnya.
Dari sisi kinerja, BBCA mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 5,6% secara tahunan menjadi Rp994 triliun per Maret 2026, ditopang oleh struktur pendanaan yang kuat dengan raihan dana giro dan tabungan (CASA) mencapai Rp1.089 triliun atau tumbuh 11,2% year-on-year. Akumulasi laba bersih BBCA dan entitas anak pada triwulan pertama 2026 juga tercatat positif, memperkuat kepercayaan investor terhadap kemampuan perseroan dalam menjaga stabilitas pembagian dividen jangka panjang.













Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *