Fenomena menarik terjadi di pasar modal Indonesia. Di saat mayoritas investor asing masih melakukan aksi jual bersih (net sell) pada saham-saham di Bursa Efek Indonesia, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) justru menjadi primadona. Data perdagangan menunjukkan bahwa investor asing telah mengakumulasi saham ADRO hingga hampir Rp500 miliar dalam satu bulan terakhir. Meskipun pada perdagangan
Fenomena menarik terjadi di pasar modal Indonesia. Di saat mayoritas investor asing masih melakukan aksi jual bersih (net sell) pada saham-saham di Bursa Efek Indonesia, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) justru menjadi primadona. Data perdagangan menunjukkan bahwa investor asing telah mengakumulasi saham ADRO hingga hampir Rp500 miliar dalam satu bulan terakhir.
Meskipun pada perdagangan Jumat (5/6) tercatat net foreign sell senilai Rp21,19 miliar, secara kumulatif aksi beli asing tetap dominan. Dalam sepekan, net foreign buy mencapai Rp187,76 miliar, dan dalam sebulan terakhir mencapai Rp490,79 miliar. Angka ini kontras dengan arus modal asing yang cenderung keluar dari pasar saham Indonesia akibat ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harga energi.
Para analis menilai bahwa ketertarikan asing terhadap ADRO didorong oleh prospek bisnis batu bara yang masih menjanjikan meskipun harga komoditas berfluktuasi. Selain itu, faktor domestik seperti kebijakan pemerintah terkait energi dan kinerja fundamental perusahaan turut menjadi pertimbangan. Akumulasi beli asing ini menandakan keyakinan terhadap ADRO di tengah sentimen negatif yang melanda sektor komoditas.
Dampak terhadap pasar saham, aksi borong asing ini berpotensi menopang harga saham ADRO di level yang solid. Investor lokal pun dapat menjadikan momentum ini sebagai sinyal untuk turut serta. Namun, tetap perlu diwaspadai volatilitas harga batu bara dan risiko kebijakan yang dapat mengubah arah aliran dana asing secara tiba-tiba.













Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *