728 x 90

Tekanan Jual Asing dan Likuiditas Rendah Hantui Pasar Saham Vietnam di Awal Juni

Tekanan Jual Asing dan Likuiditas Rendah Hantui Pasar Saham Vietnam di Awal Juni

Pasar saham Vietnam memulai bulan Juni dengan volatilitas tinggi. VN-Index ditutup pada level 1.838,9 poin pada pekan perdana, terkoreksi 1,32% dibandingkan pekan sebelumnya. Indeks sempat terjerembab mendekati level psikologis 1.800 poin sebelum pulih berkat aksi beli di saham perbankan dan ekosistem Vingroup, terutama VIC. Namun, likuiditas tetap rendah, mencerminkan sikap hati-hati investor di tengah ketidakpastian

Pasar saham Vietnam memulai bulan Juni dengan volatilitas tinggi. VN-Index ditutup pada level 1.838,9 poin pada pekan perdana, terkoreksi 1,32% dibandingkan pekan sebelumnya. Indeks sempat terjerembab mendekati level psikologis 1.800 poin sebelum pulih berkat aksi beli di saham perbankan dan ekosistem Vingroup, terutama VIC. Namun, likuiditas tetap rendah, mencerminkan sikap hati-hati investor di tengah ketidakpastian arah pasar.

Para analis menilai bahwa penurunan tajam di awal pekan telah membentuk titik terendah jangka pendek, didorong oleh aksi beli pada saham VIC yang memantul. Akan tetapi, pemulihan tersebut tidak diikuti oleh mayoritas saham lain, menciptakan fenomena ‘hijau di luar, merah di dalam’. VIC sendiri menjadi kontributor tunggal terbesar terhadap indeks, menyumbang lebih dari 11 poin pada sesi terakhir pekan ini. Sentimen investor masih waspada karena peluang keuntungan jangka pendek belum jelas, terutama setelah volume perdagangan turun 15,8% dibandingkan minggu sebelumnya.

Di sisi lain, investor asing terus melakukan aksi jual bersih dengan total nilai mencapai VND 7.191,5 miliar dalam sepekan, level tertinggi dalam beberapa minggu terakhir. Saham VIC menjadi target penjualan terbesar dengan nilai jual bersih sekitar VND 4.820 miliar, sebagian besar melalui transaksi blok. Saham lain yang mengalami tekanan jual signifikan meliputi ACB, VPB, VHM, TCB, CTG, VCI, dan HPG. Sebaliknya, FPT menjadi titik terang dengan pembelian bersih asing sekitar VND 1.501 miliar, diikuti oleh SHB, VIX, NVL, dan lainnya.

Dari sisi sektoral, properti menjadi satu-satunya sektor yang mencatatkan penguatan di tengah pelemahan umum. Meskipun demikian, tantangan besar masih membayangi pasar saham Vietnam ke depan, antara lain dari tekanan jual asing yang berkelanjutan, rendahnya likuiditas, dan ketergantungan berlebih pada beberapa saham lapis atas. Para investor disarankan untuk tetap waspada dan mencermati pergerakan saham-saham utama serta aliran modal asing sebagai indikator kunci arah pasar jangka pendek.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos