Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘Authentication Error, Invalid proxy server token passed. Received API Key = sk-…GHqA, Key Hash (Token) =d2b06277baa182ab5db6168ed69dfefda4df2efb7c57031645291937f0d4379d. Unable to find token in cache or `LiteLLM_VerificationTokenTable`’, ‘type’: ‘token_not_found_in_db’, ‘param’: ‘key’, ‘code’: ‘401’}} Isi berita asli: JAKARTA, KOMPAS.com – Investor yang ingin menikmati dividen jumbo PT
Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘Authentication Error, Invalid proxy server token passed. Received API Key = sk-…GHqA, Key Hash (Token) =d2b06277baa182ab5db6168ed69dfefda4df2efb7c57031645291937f0d4379d. Unable to find token in cache or `LiteLLM_VerificationTokenTable`’, ‘type’: ‘token_not_found_in_db’, ‘param’: ‘key’, ‘code’: ‘401’}}
Isi berita asli:
JAKARTA, KOMPAS.com – Investor yang ingin menikmati dividen jumbo PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) perlu bersiap. Per Jumat (12/6/2026), menjadi kesempatan terakhir bagi investor untuk membeli saham UNVR di pasar reguler dan pasar negosiasi agar berhak memperoleh dividen final sebesar Rp 114 per saham.
Jumat ini merupakan cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi bagi investor yang ingin mengantongi dividen final dari emiten barang konsumsi tersebut.
Cum dividen adalah tanggal terakhir investor dapat membeli saham agar berhak menerima pembagian dividen dari perusahaan.
Dalam kasus UNVR, tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 12 Juni 2026. Artinya, investor yang membeli saham UNVR paling lambat pada tanggal tersebut masih akan tercatat sebagai pemegang saham yang berhak menerima dividen final sebesar Rp 114 per saham.
Setelah tanggal cum dividen, akan memasuki ex dividen, yaitu tanggal ketika pembeli saham baru tidak lagi berhak mendapatkan dividen yang akan dibagikan.
Untuk diketahui, UNVR memutuskan membagikan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebagai dividen kepada pemegang saham. Keputusan tersebut menjadi salah satu hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (4/6/2026).
Perseroan menetapkan total dividen sebesar Rp 201 per saham untuk tahun buku 2025. Nilai tersebut mencerminkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) sebesar 100 persen dari laba bersih yang dibukukan sepanjang tahun lalu.
Total dividen tersebut terdiri dari dividen interim sebesar Rp 87 per saham dengan nilai keseluruhan mencapai Rp 3,30 triliun. Dividen interim tersebut telah dibayarkan kepada pemegang saham pada 30 Desember 2025.
Sementara itu, perseroan juga menetapkan dividen final sebesar Rp 114 per saham dengan total nilai Rp 4,33 triliun.
Dividen final tersebut akan didistribusikan kepada pemegang saham yang tercatat sebagai pihak yang berhak menerima dividen pada 30 Juni 2026.
Dengan demikian, total dividen yang dibagikan Unilever Indonesia untuk tahun buku 2025 mencapai Rp 7,63 triliun.
Di sisi kinerja, Unilever Indonesia membukukan penjualan bersih sebesar Rp 31,9 triliun sepanjang 2025. Dari capaian tersebut, perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 3,5 triliun dari operasi yang dilanjutkan.
Kinerja tersebut tidak termasuk kontribusi dari bisnis Es Krim dan Teh SariWangi, seiring langkah transformasi bisnis yang dilakukan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
Meski meng… [content truncated]





Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *