Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 400 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.BadRequestError: You passed in model=kimi-k2.6. There are no healthy deployments for this modelNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.BadRequestError: You passed in model=kimi-k2.6. There are no healthy deployments for this modelNo
Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 400 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.BadRequestError: You passed in model=kimi-k2.6. There are no healthy deployments for this modelNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.BadRequestError: You passed in model=kimi-k2.6. There are no healthy deployments for this modelNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘400’}}
Isi berita asli:
KABARBURSA.COM –Sedikitnya delapan emiten dari berbagai sektor akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Kamis, 11 Juni 1979, mulai dari perusahaan batu bara, perbankan digital, properti, farmasi, hingga ritel.Perhatian terbesar kemungkinan akan tertuju pada PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Emiten tambang batu bara pelat merah ini tidak hanya akan meminta persetujuan penggunaan laba bersih tahun buku 2025, tetapi juga mengagendakan perubahan anggaran dasar serta perubahan susunan pengurus perseroan.Selain itu, PTBA juga akan membahas pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026-2030 dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027. Agenda tersebut menjadi penting karena akan memberikan gambaran arah strategi perusahaan di tengah dinamika transisi energi dan volatilitas harga batu bara global.Di sektor teknologi, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) juga menjadi salah satu emiten yang layak diperhatikan. Selain membahas penggunaan laba bersih dan penunjukan auditor, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham terkait pengangkatan kembali atau perubahan susunan direksi dan dewan komisaris.BUKA juga akan meminta penegasan kembali pelimpahan kewenangan kepada dewan komisaris untuk melaksanakan penambahan modal dalam rangka Management and Employee Stock Ownership Program (MESOP) II. Agenda ini berpotensi menjadi perhatian investor karena berkaitan dengan struktur permodalan dan insentif jangka panjang bagi manajemen.Dari sektor ritel, PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau pemilik jaringan MR.D.I.Y Indonesia juga akan menggelar RUPS perdana setelah melantai di bursa. Perseroan akan membahas penggunaan laba bersih, perubahan anggaran dasar, laporan realisasi penggunaan dana hasil IPO, hingga pengangkatan kembali atau perubahan susunan dewan komisaris.Sebagai emiten yang baru masuk pasar modal, laporan penggunaan dana hasil penawaran umum akan menjadi salah satu agenda yang paling diperhatikan investor untuk melihat sejauh mana realisasi ekspansi perusahaan berjalan sesuai rencana.Di sektor properti, perhatian akan terbagi pada dua emiten besar, yakni PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).PWON tidak hanya menggelar RUPS Tahunan, tetapi juga RUPS Luar Biasa yang membahas perubahan susunan pengurus serta perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar mengenai maksud dan tujuan kegiatan usaha. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk mengikuti Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) terbaru.SMRA mengusung agenda … [content truncated]









Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *