728 x 90

OpenAI Daftarkan IPO di AS dengan Target Valuasi Rp18.140 Triliun, Ancang-ancang Saingi Anthropic

OpenAI Daftarkan IPO di AS dengan Target Valuasi Rp18.140 Triliun, Ancang-ancang Saingi Anthropic

EinsNews, JAKARTA – OpenAI secara resmi mengajukan dokumen penawaran saham perdana (IPO) secara tertutup ke otoritas pasar modal Amerika Serikat, hanya beberapa jam setelah pesaing utamanya, Anthropic, mengumumkan langkah serupa. Meski belum mengungkapkan jumlah saham yang akan dilepas maupun jadwal pencatatan, perusahaan pengembang ChatGPT itu menargetkan valuasi hingga US$1 triliun atau setara Rp18.140 triliun, sekitar

EinsNews, JAKARTA – OpenAI secara resmi mengajukan dokumen penawaran saham perdana (IPO) secara tertutup ke otoritas pasar modal Amerika Serikat, hanya beberapa jam setelah pesaing utamanya, Anthropic, mengumumkan langkah serupa. Meski belum mengungkapkan jumlah saham yang akan dilepas maupun jadwal pencatatan, perusahaan pengembang ChatGPT itu menargetkan valuasi hingga US$1 triliun atau setara Rp18.140 triliun, sekitar lima kali lipat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. Jika tercapai, IPO ini berpotensi menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah bursa global, menyusul jejak SpaceX yang sebelumnya mengincar valuasi US$1,75 triliun.

Meski masih menjadi pemimpin di industri kecerdasan buatan generatif, posisi OpenAI kini menghadapi tekanan ketat dari Anthropic. Perusahaan pengembang Claude AI itu baru saja meraih pendanaan yang mendorong valuasinya hingga US$965 miliar atau Rp17.505 triliun. Claude semakin populer di kalangan pengembang perangkat lunak berkat kemampuannya dalam membantu pemrograman dan analisis kode, membuat persaingan di sektor AI semakin sengit seiring melonjaknya minat investor.

Para bankir investasi memperingatkan bahwa IPO raksasa seperti OpenAI dan Anthropic berpotensi menyerap sebagian besar dana yang tersedia di pasar, sehingga dapat mengurangi minat terhadap perusahaan yang lebih kecil. Di sisi lain, langkah ini dianggap sebagai tonggak penting bagi industri teknologi global, membuka akses investasi publik kepada dua perusahaan yang sebelumnya hanya dimiliki segelintir investor privat dengan valuasi mencapai ratusan miliar dolar.

OpenAI sendiri menyatakan belum menentukan jadwal pasti IPO, dengan alasan masih ada sejumlah hal yang lebih mudah dilakukan saat berstatus perusahaan privat. Namun, keputusan untuk mendaftar secara resmi menandakan kesiapan perusahaan untuk memasuki babak baru sebagai entitas publik, yang akan diawasi ketat oleh regulator dan investor institusional. Dengan potensi valuasi di atas US$1 triliun, pasar global bersiap menyaksikan era baru di mana kecerdasan buatan menjadi tulang punggung ekonomi digital.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos