Ekspektasi pertumbuhan pendapatan Wayfair di kuartal kedua sekitar 5% mendapat dukungan dari peningkatan trafik web dan kinerja positif merek mewah Perigold. Namun, optimisme tersebut tertahan oleh kekhawatiran terhadap fundamental perusahaan yang masih rapuh, terutama menjelang paruh kedua 2026. Analis dari Jefferies menyoroti penurunan niat beli konsumen serta melonjaknya biaya iklan sebagai risiko utama yang dapat
Ekspektasi pertumbuhan pendapatan Wayfair di kuartal kedua sekitar 5% mendapat dukungan dari peningkatan trafik web dan kinerja positif merek mewah Perigold. Namun, optimisme tersebut tertahan oleh kekhawatiran terhadap fundamental perusahaan yang masih rapuh, terutama menjelang paruh kedua 2026.
Analis dari Jefferies menyoroti penurunan niat beli konsumen serta melonjaknya biaya iklan sebagai risiko utama yang dapat menggerus margin. Meskipun ada sinyal pemulihan jangka pendek, tekanan struktural pada sektor e-commerce furnitur dinilai belum mereda, membuat prospek saham Wayfair tetap suram.
Di tengah ketidakpastian tersebut, investor mulai melirik saham defensif seperti Procter & Gamble. Perusahaan barang konsumsi ini menawarkan stabilitas pendapatan dan dividen tinggi, menjadi alternatif aman di tengah volatilitas pasar. Dengan fundamental yang kuat dan kebutuhan produk yang cenderung inelastis, P&G dinilai mampu memberikan imbal hasil yang lebih terjamin dibandingkan saham siklikal seperti Wayfair.















Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *