728 x 90

Wall Street Anjlok, Saham Chip Rontok Setelah Data Tenaga Kerja AS Kuat

Wall Street Anjlok, Saham Chip Rontok Setelah Data Tenaga Kerja AS Kuat

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None,

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘401’}}

Isi berita asli:
KOMPAS.com- Bursa saham Amerika Serikat atau AS anjlok pada perdagangan Jumat (5/6/2026) waktu setempat. Tekanan utama datang dari aksi jual besar-besaran pada saham semikonduktor.

Indeks Nasdaq Composite, yang banyak berisi saham teknologi, turun 4,18 persen ke level 25.709,43. Penurunan tersebut menjadi koreksi harian terbesar Nasdaq sejak gejolak tarif pada April 2025.

Indeks S&P 500 melemah 2,64 persen ke level 7.383,74.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average turun 695,15 poin atau 1,35 persen ke level 50.866,78. Padahal, indeks Dow Jones sempat ditutup pada rekor tertinggi pada Kamis.

Tekanan jual pada saham chip sudah terlihat sejak Kamis (4/6/2026). Namun, pelemahan pada Jumat berlangsung jauh lebih tajam.

Baca juga: Wall Street Ditutup Bervariasi, Dow Jones Cetak Rekor Baru Saat Saham AI Berguguran

Penyebab utama penurunan saham chip sepanjang pekan ini belum sepenuhnya jelas.

Sebagian tekanan muncul setelah Broadcom tidak menaikkan prospek bisnis chip kecerdasan buatan atau artificial intelligence, AI, pada Rabu malam.

Kekecewaan itu membuat saham semikonduktor kehilangan momentum pada Kamis. Tekanan kemudian membesar pada Jumat.

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS setelah rilis data tenaga kerja Mei yang jauh lebih kuat dari perkiraan juga ikut menekan pasar.

Indeks S&P 500 turun lebih dari 2 persen sepanjang pekan ini.

Penurunan tersebut menjadi pekan negatif pertama bagi S&P 500 dalam 10 pekan terakhir. Nasdaq Composite anjlok 4,7 persen dalam sepekan setelah tekanan pada Jumat. Dow Jones yang berisi 30 saham unggulan juga melemah tipis dalam sepekan.

Baca juga: Wall Street Jatuh dari Rekor Tertinggi, Konflik AS-Iran dan Harga Minyak Jadi Pemicu

Exchange traded fund atau ETF iShares Semiconductor turun 10 persen. Penurunan tersebut menjadi kinerja harian terburuk ETF itu sejak Maret 2020.

Saham Broadcom turun hampir 8 persen pada Jumat. Sebelumnya, saham Broadcom sudah anjlok lebih dari 12 persen pada Kamis.

Saham Marvell Technology turun lebih dari 16 persen. Saham Intel dan Advanced Micro Devices masing-masing melemah sekitar 11 persen.

Micron Technology, produsen chip memori yang belakangan menjadi salah satu penggerak pasar bullish, turun 13 persen. Saham tersebut juga sudah anjlok 8 persen pada Kamis.

“Investor seperti sedang menunggu kesempatan untuk menjual,” kata Kepala Strategi Pasar Nationwide Mark Hackett.

“Bukan berarti harus keluar. Tetapi jika Anda memiliki beberapa saham semikonduktor ini selama dua… [content truncated]

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos