728 x 90

Ekspansi Armada LNG: SHIP Investasi USD65 Juta untuk Perkuat Dominasi di Sektor Migas

Ekspansi Armada LNG: SHIP Investasi USD65 Juta untuk Perkuat Dominasi di Sektor Migas

Langkah strategis PT Shipperindo Perkasa (SHIP) di pasar pelayaran energi akhirnya terwujud. Perusahaan mengumumkan akuisisi satu unit kapal LNG senilai USD65 juta melalui anak usaha terkendali, PT Transpor Nusantara Line (TNL). Pembelian ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk memperkuat rantai pasok LNG dan meningkatkan pendapatan di sektor minyak dan gas. Dengan penambahan kapal

Langkah strategis PT Shipperindo Perkasa (SHIP) di pasar pelayaran energi akhirnya terwujud. Perusahaan mengumumkan akuisisi satu unit kapal LNG senilai USD65 juta melalui anak usaha terkendali, PT Transpor Nusantara Line (TNL). Pembelian ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk memperkuat rantai pasok LNG dan meningkatkan pendapatan di sektor minyak dan gas. Dengan penambahan kapal ini, SHIP optimistis daya saingnya dalam mengakses pasar transportasi energi yang volatil akan semakin kokoh.

Transaksi tersebut dibiayai melalui kombinasi modal internal dan fasilitas kredit perbankan. Manajemen SHIP menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas finansial meskipun tingkat utang naik, sembari tetap fokus pada efisiensi biaya dan optimalisasi alokasi aset. Kapal LNG itu dibeli dari Eternity Ocean Maritime Ltd, pihak ketiga yang tidak memiliki afiliasi dengan SHIP maupun TNL, sesuai keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia. Langkah ini dinilai sebagai sinyal bahwa SHIP siap memanfaatkan momentum pertumbuhan permintaan energi global untuk ekspansi.

Dari sisi struktur permodalan, akuisisi ini diperkirakan mendorong rasio utang terhadap ekuitas naik dari 58,76% menjadi 62,79%. Peningkatan gearing tersebut memicu risiko kenaikan biaya modal, terutama jika suku bunga acuan bergerak naik atau arus kas operasional terganggu oleh volatilitas harga energi. Analis menekankan pentingnya menjaga likuiditas agar investasi ini tidak membebani kinerja keuangan jangka pendek.

Aset tidak lancar SHIP diproyeksikan meningkat sekitar 14,24%, dari USD456,52 juta menjadi USD521,52 juta, sejalan dengan masuknya nilai kapal baru ke dalam neraca. Pertumbuhan aset ini mencerminkan ekspansi basis operasional, namun juga meningkatkan eksposur terhadap fluktuasi penilaian aset. Dalam jangka menengah hingga panjang, penambahan armada LNG diharapkan mampu membuka peluang pendapatan baru dan memperkuat posisi SHIP di jalur pelayaran migas yang terus berkembang seiring pertumbuhan kebutuhan energi global.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos