Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None,
Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘401’}}
Isi berita asli:
Untuk Masuk dan Daftar akan kami arahkan ke laman Subscribe Investor Daily
JAKARTA, investor.id – Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan terakhir.
Ada saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan lain-lain.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami turun tajam sebesar 8,69% sehingga ditutup pada level 5.594,7 dari posisi 6.127,3 pada pekan lalu.
Nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI juga ambles hingga sebesar 8,59% menjadi Rp 9.807 triliun dari Rp 10.729 triliun pada pekan lalu, atau lenyap Rp 922 triliun.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode perdagangan 2-5 Juni 2026 saham SMMA menjadi penggerak IHSG terbesar.
SMMA menyumbang 14,04 poin terhadap IHSG, dengan kenaikan harga 11,27% dan kapitalisasi pasar saham free float atau saham publik (market capitalization free float/MCFF) sebesar Rp 61,84 triliun.
Kemudian, saham BREN dan DSSA. Kontribusi BREN terhadap IHSG sebesar 10,7 poin, dengan kenaikan harga 8,79% dan MCFF Rp 59,08 triliun. Sedangkan DSSA 10,41 poin, 23,98%, dan Rp 24 triliun.
Diikuti, saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). MSIN menyumbang 4,93 poin, dengan kenaikan harga 31,71% dan MCFF Rp 9,13 triliun.
Sedangkan AMRT sebesar 4,02 poin, dengan kenaikan harga 9,13% dan MCFF Rp 21,44 triliun, serta CUAN sebesar 1,8 poin, 7,14%, dan Rp 12,04 triliun.
Selanjutnya, saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX), PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT), dan PT Bank Mega Tbk (MEGA).
MMIX berkontribusi 0,77 poin, dengan kenaikan harga 77,73% dan MCFF Rp 0,79 triliun. VISI 0,39 poin, dengan kenaikan 38,26% dan MCFF Rp 0,63 triliun.
Lalu, saham BHAT 0,23 poin, 2,97%, dan Rp 3,58 triliun. Terakhir, MEGA 0,22 poin, 0,56%, dan Rp 17,84 triliun.
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id















Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *