PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai hingga Rp 4 triliun, yang akan didanai sepenuhnya dari kas internal perusahaan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tekanan pasar yang masih bergejolak, sekaligus untuk memperkuat keyakinan investor terhadap fundamental dan prospek jangka panjang emiten telekomunikasi pelat merah tersebut. Manajemen TLKM menyatakan bahwa
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai hingga Rp 4 triliun, yang akan didanai sepenuhnya dari kas internal perusahaan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tekanan pasar yang masih bergejolak, sekaligus untuk memperkuat keyakinan investor terhadap fundamental dan prospek jangka panjang emiten telekomunikasi pelat merah tersebut.
Manajemen TLKM menyatakan bahwa program buyback ini merupakan upaya menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental perusahaan. Proses pembelian saham dapat dilakukan secara bertahap atau langsung, baik melalui Bursa Efek Indonesia maupun di luar bursa, dengan batas maksimal 10% dari total modal ditempatkan dan disetor. Seluruh rangkaian aksi korporasi ini ditargetkan rampung dalam waktu 12 bulan setelah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham.
Dari sisi dampak keuangan, pembiayaan buyback melalui kas internal akan mengurangi aset dan ekuitas perusahaan hingga maksimal Rp 4 triliun. Meski demikian, manajemen menegaskan bahwa transaksi ini tidak akan berdampak negatif secara material terhadap kegiatan usaha, mengingat TLKM memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup. Dengan demikian, pendapatan perusahaan diperkirakan tetap stabil selama periode buyback.
Langkah ini juga dinilai sebagai sinyal positif bagi pasar, di tengah sentimen negatif jangka pendek yang masih membayangi indeks saham. Dengan buyback, TLKM berharap dapat memberikan bantalan psikologis bagi investor dan mengurangi volatilitas harga saham, sembari tetap berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan dalam jangka panjang.














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *