728 x 90

TBIG Siapkan Penerbitan Global Bond USD900 Juta di Singapura, Target Lunasi Utang dan Ekspansi

TBIG Siapkan Penerbitan Global Bond USD900 Juta di Singapura, Target Lunasi Utang dan Ekspansi

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG), emiten grup Saratoga yang bergerak di sektor menara telekomunikasi, berencana menerbitkan surat utang global atau Notes dalam mata uang asing senilai maksimal USD900 juta. Nilai tersebut setara dengan Rp15,1 triliun berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia per 31 Desember 2025. Rencana penerbitan ini mencapai 118,7% dari total ekuitas TBIG per

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG), emiten grup Saratoga yang bergerak di sektor menara telekomunikasi, berencana menerbitkan surat utang global atau Notes dalam mata uang asing senilai maksimal USD900 juta. Nilai tersebut setara dengan Rp15,1 triliun berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia per 31 Desember 2025. Rencana penerbitan ini mencapai 118,7% dari total ekuitas TBIG per akhir 2025 yang sebesar Rp12,73 triliun, sehingga dikategorikan sebagai transaksi material sesuai POJK No. 17/2020 dan memerlukan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan pada 9 Juni 2026.

Dana bersih yang diperkirakan mencapai USD891 juta akan dialokasikan untuk dua keperluan utama. Pertama, melunasi utang jatuh tempo dan melakukan refinancing atas pinjaman bank serta surat utang eksisting baik di tingkat perseroan maupun anak usaha. Hingga akhir 2025, total kewajiban utang grup TBIG tercatat sebesar Rp30,73 triliun. Kedua, sisa dana akan digunakan untuk mendanai ekspansi usaha, termasuk layanan build-to-suit dan collocation, serta kebutuhan pendanaan umum grup.

Obligasi global ini rencananya akan dicatatkan di Bursa Efek Singapura (SGX) dengan tenor maksimal 10 tahun sejak diterbitkan dan tingkat bunga tetap maksimal 8% per tahun. Manajemen TBIG menilai skema penerbitan Notes ini lebih efisien dibandingkan pinjaman sindikasi karena pembayaran kupon dilakukan secara semesteran, bukan setiap 1-3 bulan, serta suku bunga tetap diyakini mampu menekan risiko biaya lindung nilai. Penerbitan akan dilakukan secara bertahap atau sekaligus dalam kurun waktu 12 bulan setelah persetujuan RUPS diperoleh.

Langkah ini menegaskan strategi TBIG dalam mengelola struktur permodalan dan likuiditas di tengah ekspansi bisnis yang agresif. Dengan beban utang yang signifikan, refinancing melalui pasar modal global diharapkan dapat memperpanjang jatuh tempo dan menurunkan biaya pendanaan, sementara sisa dana akan mendorong pertumbuhan organik melalui penyewaan menara baru. Investor global menjadi target utama penerbitan, tanpa adanya afiliasi dengan pihak tertentu dalam perseroan.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos