728 x 90

Saham MUTU Melonjak 11,76% Usai Pengumuman Dividen Final Rp2,31 per Saham

Saham MUTU Melonjak 11,76% Usai Pengumuman Dividen Final Rp2,31 per Saham

Harga saham PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) mencatat lonjakan signifikan sebesar 11,76% pada perdagangan sesi pertama Jumat (5/6/2026), ditutup di level Rp114 per saham. Penguatan ini mendorong performa bulanan saham emiten jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (TIC) tersebut menjadi positif 8,57%. Namun, secara year-to-date (YTD), saham MUTU masih terkoreksi 5,79%. Volume perdagangan saham mencapai 98,42

Harga saham PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) mencatat lonjakan signifikan sebesar 11,76% pada perdagangan sesi pertama Jumat (5/6/2026), ditutup di level Rp114 per saham. Penguatan ini mendorong performa bulanan saham emiten jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (TIC) tersebut menjadi positif 8,57%. Namun, secara year-to-date (YTD), saham MUTU masih terkoreksi 5,79%. Volume perdagangan saham mencapai 98,42 juta lembar dengan nilai total Rp11,57 miliar.

Kenaikan harga saham ini dipicu oleh pengumuman aksi korporasi terbaru, yakni pembagian dividen final sebesar Rp2,31 per lembar saham, dengan total nilai Rp7,25 miliar. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar sehari sebelumnya, Kamis (4/6). Pembagian dividen ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham.

Direktur Utama MUTU, Sumarna, menyatakan bahwa dividen tersebut didasarkan pada kemampuan perusahaan menjaga kinerja positif melalui strategi pengelolaan keuangan yang disiplin dan efisien. “Struktur permodalan yang kokoh dan efisiensi biaya yang ketat menjadi kunci utama bagi MUTU untuk tetap menghasilkan profitabilitas yang stabil di tengah dinamika pasar,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ketangguhan kinerja MUTU tercermin dari laporan keuangan konsolidasi tahun 2025, di mana pendapatan usaha mencapai Rp331,48 miliar, tumbuh 7,33% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp308,84 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat di seluruh lini bisnis. Segmen sertifikasi menjadi motor pertumbuhan tercepat dengan lonjakan pendapatan 11,96% menjadi Rp110,28 miliar. Sementara itu, sektor pengujian tetap menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan Rp134,62 miliar, diikuti lini inspeksi yang meraih Rp86,58 miliar.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos