728 x 90

PUDP Bagikan Dividen Rp1 per Saham Usai Laba Bersih Melesat, Proyek Premium SOLEA Jadi Andalan

PUDP Bagikan Dividen Rp1 per Saham Usai Laba Bersih Melesat, Proyek Premium SOLEA Jadi Andalan

PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp1 per saham kepada para pemegang saham, setelah berhasil membukukan laba bersih senilai Rp1,61 miliar pada tahun buku 2025. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar di Jakarta, Kamis (4/6/2026). Langkah ini mencerminkan komitmen emiten properti tersebut untuk memberikan

PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp1 per saham kepada para pemegang saham, setelah berhasil membukukan laba bersih senilai Rp1,61 miliar pada tahun buku 2025. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar di Jakarta, Kamis (4/6/2026). Langkah ini mencerminkan komitmen emiten properti tersebut untuk memberikan imbal hasil langsung kepada investor di tengah prospek pertumbuhan yang lebih optimistis.

Selain pembagian dividen, perseroan juga mengungkapkan proyeksi peningkatan kinerja keuangan yang signifikan. Pada tahun buku 2026, PUDP menargetkan pendapatan usaha mencapai Rp60,5 miliar, tumbuh 49,18% dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp40,5 miliar. Sementara itu, laba bersih diperkirakan naik menjadi Rp2,5 miliar, dan pada 2027 berpotensi mencapai Rp5,5 miliar jika kondisi ekonomi, politik, dan keamanan tetap kondusif. Ambisi pertumbuhan ini didorong oleh pengembangan proyek hunian premium SOLEA Lebak Bulus di Jakarta Selatan, yang dirancang sebagai hunian terbatas dengan konsep prestige living dan sistem satu gerbang (one gate) berkeamanan tinggi.

Direktur Pudjiadi Prestige, Toto Sasetyo Dwi Budi Listyanto, menjelaskan bahwa kontribusi proyek SOLEA terhadap pendapatan perseroan diperkirakan mencapai 23% hingga 35% dalam dua hingga tiga tahun ke depan, meskipun angkanya sangat bergantung pada realisasi penjualan unit. Ia menekankan perbedaan fundamental antara bisnis properti real estate dan properti sewa, di mana pendapatan real estate bersifat diskontinu dan tergantung pada volume penjualan. Oleh karena itu, manajemen akan tetap berhati-hati dalam mengeksekusi proyek baru dan belum berencana mengakuisisi hotel baru dalam waktu dekat.

Dari sisi strategi, PUDP memilih untuk memfokuskan sumber daya pada pengelolaan properti eksisting dan proyek SOLEA sebelum membuka peluang ekspansi lebih lanjut. Langkah ini dinilai prudent di tengah ketidakpastian pasar properti nasional. Dengan dividen tunai yang akan dibayarkan paling lambat 1 Juli 2026, emiten ini memberikan sinyal positif bagi investor yang mengincar pendapatan pasif, sambil tetap mempertahankan prospek pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan portofolio properti kelas atas.

Analis pasar melihat bahwa pembagian dividen ini merupakan katalis positif jangka pendek bagi harga saham PUDP, namun perhatian investor selanjutnya akan tertuju pada realisasi penjualan unit SOLEA dan kemampuan perseroan mempertahankan margin laba di tengah tekanan biaya konstruksi. Jika proyek premium tersebut berhasil memenuhi target kontribusi pendapatan, bukan tidak mungkin valuasi PUDP akan mengalami re-rating signifikan dalam dua tahun ke depan.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos