728 x 90

OJK Pastikan Fundamental Pasar Modal Tetap Kokoh di Tengah Tekanan IHSG

OJK Pastikan Fundamental Pasar Modal Tetap Kokoh di Tengah Tekanan IHSG

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan akhir-akhir ini, fundamental pasar modal Indonesia tetap solid. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa indikator utama pasar domestik masih berfungsi dengan baik, tercermin dari transaksi dan likuiditas yang terjaga pada level tinggi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan akhir-akhir ini, fundamental pasar modal Indonesia tetap solid. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa indikator utama pasar domestik masih berfungsi dengan baik, tercermin dari transaksi dan likuiditas yang terjaga pada level tinggi. Spread bid dan ask rata-rata pada Mei 2026 tercatat rendah di angka 1,5%, menandakan pasar yang efisien meskipun volatilitas meningkat.

Kinerja emiten juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2026, laba emiten secara agregat tumbuh lebih dari 21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara spesifik, emiten dalam indeks LQ45 mencatatkan rata-rata pertumbuhan laba bersih sebesar 29,9%, dengan sekitar 80% perusahaan membukukan laba bersih. Data ini mengindikasikan bahwa fundamental perusahaan terbuka masih kuat di tengah tantangan ekonomi global.

OJK mengimbau investor untuk tetap rasional dengan memperhatikan data historis kinerja emiten serta mempertimbangkan proyeksi dan konsensus kinerja ke depan. Investor diharapkan tidak hanya bereaksi terhadap fluktuasi jangka pendek, melainkan juga mengevaluasi informasi fundamental dan risiko yang berkembang secara komprehensif.

Untuk menjaga stabilitas pasar dan meningkatkan kepercayaan investor, OJK bersama self-regulatory organization (SRO) telah menerapkan sejumlah strategi dan kebijakan. Langkah-langkah tersebut meliputi relaksasi perdagangan, penyesuaian parameter seperti trading halt dan batas auto rejection bawah (ARB), serta pelarangan praktik short selling dalam kondisi pasar saat ini. Selain itu, pengawasan pasar diperkuat dengan market surveillance yang lebih ketat untuk memastikan transparansi dan efisiensi perdagangan.

OJK juga terus berkoordinasi dengan anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan. Dengan fundamental yang kuat dan langkah-langkah strategis yang diambil, OJK optimistis pasar modal Indonesia dapat melewati tekanan saat ini dan tetap menarik bagi investor jangka panjang.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos