EinsNews, JAKARTA — PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar USD87 juta dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (4/6/2026). Dividen tersebut terdiri dari dividen interim sebesar USD42 juta yang telah dibagikan pada November 2025, setara Rp28,4459 per
EinsNews, JAKARTA — PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar USD87 juta dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (4/6/2026). Dividen tersebut terdiri dari dividen interim sebesar USD42 juta yang telah dibagikan pada November 2025, setara Rp28,4459 per saham, dan dividen final USD45 juta yang akan dibayarkan pada 3 Juli 2026, setara sekitar USD0,0018 per saham. Langkah ini menegaskan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham di tengah kinerja operasional yang solid.
Dalam RUPST yang sama, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dengan menunjuk Royke Tumilaar sebagai Komisaris Independen. Royke merupakan mantan Presiden Direktur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk periode 2020–2025 dan sebelumnya menjabat Presiden Direktur PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 2019–2020. Masuknya figur senior perbankan ini dipandang sebagai upaya MedcoEnergi untuk memperkuat tata kelola perusahaan, terutama dalam mengawal strategi pertumbuhan di sektor energi yang semakin kompetitif.
Dengan perubahan ini, susunan Dewan Komisaris MEDC kini terdiri dari Yani Y. Panigoro sebagai Komisaris Utama, Yaser Raimi A. Panigoro, Roberto Lorato, Marsillam Simandjuntak sebagai Komisaris Independen, serta Royke Tumilaar sebagai Komisaris Independen. Sementara jajaran Direksi tetap dipimpin Hilmi Panigoro sebagai Direktur Utama, didampingi Ronald Gunawan sebagai Direktur sekaligus Chief Executive Officer, Amri Siahaan sebagai Direktur dan Chief Operating Officer, Benny Setiawan sebagai Direktur dan Chief Financial Officer, serta Sanjeev Bansal sebagai Direktur dan Chief Growth Officer. Struktur ini mencerminkan kesinambungan kepemimpinan yang fokus pada ekspansi dan efisiensi.
Agenda RUPST lainnya mencakup persetujuan pengalihan 150 juta saham hasil pembelian kembali (buyback) tahun 2025 untuk program kepemilikan saham bagi pekerja, direksi, komisaris, anak usaha, dan perusahaan afiliasi. Pemegang saham juga menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan terkait maksud dan tujuan usaha guna menyesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Langkah ini mengindikasikan adaptasi MedcoEnergi terhadap regulasi terkini serta upaya memperkuat insentif bagi karyawan dan manajemen.













Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *