728 x 90

Investasi AS di Sektor AI Diprediksi Capai USD800 Miliar pada 2026, Setara 2% PDB

Investasi AS di Sektor AI Diprediksi Capai USD800 Miliar pada 2026, Setara 2% PDB

Lembaga riset TS Lombard memperkirakan Amerika Serikat akan menggelontorkan dana hingga sekitar 2% dari Produk Domestik Bruto (PDB) untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan infrastruktur pusat data pada tahun 2026. Total investasi tersebut diperkirakan mencapai USD800 miliar, menjadikan AS sebagai negara dengan belanja AI terbesar secara global. Proyeksi ini mencerminkan komitmen Washington untuk mempertahankan posisi

Lembaga riset TS Lombard memperkirakan Amerika Serikat akan menggelontorkan dana hingga sekitar 2% dari Produk Domestik Bruto (PDB) untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan infrastruktur pusat data pada tahun 2026. Total investasi tersebut diperkirakan mencapai USD800 miliar, menjadikan AS sebagai negara dengan belanja AI terbesar secara global. Proyeksi ini mencerminkan komitmen Washington untuk mempertahankan posisi dominan dalam revolusi teknologi generasi berikutnya.

Besarnya alokasi dana tersebut setara dengan proyek infrastruktur publik berskala besar, seperti pembangunan jalan tol atau bandara, namun kali ini difokuskan pada sektor digital. Menurut analis, langkah ini akan mendorong pertumbuhan eksponensial bagi perusahaan teknologi, penyedia cloud, dan produsen perangkat keras AI. Di sisi lain, negara-negara lain seperti China dan Uni Eropa diprediksi tertinggal jauh dalam hal besaran investasi.

Dari perspektif pasar saham, sentimen positif diperkirakan akan menyelimuti saham-saham seperti Nvidia, Microsoft, dan Amazon yang selama ini memimpin gelombang AI. Infrastruktur pusat data yang masif juga akan menguntungkan perusahaan real estat industri dan penyedia listrik. Namun, investor perlu waspada terhadap potensi overheating jika realisasi investasi tidak sesuai jadwal atau terjadi perlambatan ekonomi.

Para analis menilai bahwa gelombang investasi AI AS ini tidak hanya berdampak pada sektor teknologi, tetapi juga akan memicu efek multiplier pada rantai pasok global. Mulai dari produsen chip hingga perusahaan konstruksi data center di kawasan seperti Virginia Utara dan Ohio akan merasakan lonjakan permintaan. Dengan demikian, portofolio investasi yang terdiversifikasi ke sektor AI dan infrastruktur digital dipandang sebagai strategi jangka panjang yang menjanjikan.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos