728 x 90

Inti Bangun Sejahtera Optimalkan 3.200 Menara dan Jaringan Serat Optik 19.500 Km untuk Dongkrak Profitabilitas

Inti Bangun Sejahtera Optimalkan 3.200 Menara dan Jaringan Serat Optik 19.500 Km untuk Dongkrak Profitabilitas

Emiten menara telekomunikasi milik Grup Djarum, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST), mengalihkan fokus strategi pertumbuhan dari ekspansi agresif ke optimalisasi aset eksisting. Perusahaan saat ini mengoperasikan 3.200 unit menara telekomunikasi dan hampir 19.500 kilometer jaringan serat optik, yang menjadi tulang punggung peningkatan pendapatan tanpa membutuhkan belanja modal besar. Direktur IBST Doni Wilaga Kusuma menyatakan

Emiten menara telekomunikasi milik Grup Djarum, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST), mengalihkan fokus strategi pertumbuhan dari ekspansi agresif ke optimalisasi aset eksisting. Perusahaan saat ini mengoperasikan 3.200 unit menara telekomunikasi dan hampir 19.500 kilometer jaringan serat optik, yang menjadi tulang punggung peningkatan pendapatan tanpa membutuhkan belanja modal besar.

Direktur IBST Doni Wilaga Kusuma menyatakan bahwa perseroan tidak lagi hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur baru, melainkan mendorong produktivitas aset yang telah beroperasi. Strategi ini mencakup peningkatan kolokasi pada menara dengan menambah jumlah penyewa di lokasi yang sama, serta monetisasi jaringan serat optik melalui layanan konektivitas seperti backhaul, Metro-E, dan leased line. Dengan masuk ke dalam ekosistem Protelindo Group dan iForte, peluang sinergi menjadi lebih luas, memungkinkan pemanfaatan aset terintegrasi dan efisiensi pengelolaan.

Kinerja keuangan IBST menunjukkan lonjakan signifikan. EBITDA margin melesat menjadi 90,7% pada 2025, dari 67,2% pada 2024. Direktur IBST Suciratin menegaskan bahwa perbaikan ini tidak terlepas dari bergabungnya perusahaan ke dalam Protelindo Group, yang memberikan akses pada praktik terbaik, skala usaha lebih besar, serta sinergi operasional dan keuangan. Penguatan profitabilitas ini menjadi modal penting di tengah kebutuhan investasi infrastruktur digital yang terus meningkat.

Sementara itu, bisnis serat optik kini menyumbang sekitar 26% terhadap total pendapatan IBST. Direktur Catherine Sembiring Pelawi menambahkan bahwa perseroan melihat potensi pertumbuhan besar dari segmen ini, seiring dengan digitalisasi yang semakin masif. Dengan strategi optimalisasi aset dan sinergi grup, IBST optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan yang berkelanjutan tanpa mengorbankan efisiensi belanja modal.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos