PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp184,21 miliar untuk tahun buku 2025, setara dengan Rp40 per saham. Keputusan ini menetapkan rasio pembayaran dividen sekitar 19 persen dari laba bersih tahun lalu yang mencapai Rp978,49 miliar, mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil optimal kepada pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp184,21 miliar untuk tahun buku 2025, setara dengan Rp40 per saham. Keputusan ini menetapkan rasio pembayaran dividen sekitar 19 persen dari laba bersih tahun lalu yang mencapai Rp978,49 miliar, mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil optimal kepada pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang solid.
Sepanjang 2025, emiten manufaktur emas ini mencatat pertumbuhan luar biasa dengan pendapatan melonjak 144 persen menjadi Rp44,55 triliun, sementara laba bersih melesat 121 persen dari Rp442,18 miliar menjadi Rp978,49 miliar. Tren positif ini berlanjut pada kuartal I-2026, di mana pendapatan HRTA mencapai Rp20,16 triliun atau naik 196,96 persen secara tahunan, dan laba bersih terkerek naik 189,48 persen menjadi Rp433,49 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan performa perseroan ditopang oleh peningkatan volume penjualan emas murni sebesar 75,18 persen menjadi 7,83 ton, serta kenaikan harga jual rata-rata (ASP) sebesar 71,01 persen secara tahunan menjadi Rp2.567.213 per gram. Direktur Utama Hartadinata Abadi, Sandra Sunanto, menegaskan bahwa pertumbuhan positif di awal 2026 menunjukkan efektivitas strategi bisnis perseroan dalam menangkap peluang pasar di tengah dinamika ekonomi global. Hingga akhir 2025, perseroan juga mencatatkan saldo laba ditahan sebesar Rp2,2 triliun dan ekuitas yang menembus Rp3,2 triliun.
Jadwal pembagian dividen tunai HRTA telah ditetapkan: cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 11 Juni 2026, ex dividen di pasar yang sama pada 12 Juni 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai jatuh pada 15 Juni 2026, ex dividen di pasar tunai pada 17 Juni 2026, dan pembayaran dividen akan dilakukan pada 3 Juli 2026. Investor diimbau untuk mencermati jadwal tersebut guna memanfaatkan momentum ini.














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *