Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa sebanyak 15 perusahaan tengah bersiap menjalankan penawaran saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Proses ini tetap berjalan meskipun pasar modal domestik sedang menghadapi tekanan signifikan dari investor asing. Data OJK mencatat aksi jual bersih oleh investor asing telah mencapai nilai Rp53,97 triliun sepanjang tahun 2026, yang turut
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa sebanyak 15 perusahaan tengah bersiap menjalankan penawaran saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Proses ini tetap berjalan meskipun pasar modal domestik sedang menghadapi tekanan signifikan dari investor asing. Data OJK mencatat aksi jual bersih oleh investor asing telah mencapai nilai Rp53,97 triliun sepanjang tahun 2026, yang turut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot ke level 5.594 pada Jumat, 5 Juni 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengonfirmasi bahwa 15 emiten tersebut telah menyampaikan permohonan pernyataan pendaftaran untuk melaksanakan IPO pada tahun ini.














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *