PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan pembagian dividen interim untuk periode tahun buku 2026 senilai Rp2,45 triliun, setara dengan Rp20 per lembar saham. Keputusan ini diambil berdasarkan persetujuan direksi yang telah mendapatkan validasi dari dewan komisaris pada 5 Juni 2026. Langkah ini menegaskan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil yang kompetitif kepada pemegang saham
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan pembagian dividen interim untuk periode tahun buku 2026 senilai Rp2,45 triliun, setara dengan Rp20 per lembar saham. Keputusan ini diambil berdasarkan persetujuan direksi yang telah mendapatkan validasi dari dewan komisaris pada 5 Juni 2026. Langkah ini menegaskan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil yang kompetitif kepada pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang solid.
Jadwal dividen interim telah ditetapkan secara rinci. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 15 Juni 2026, sementara ex dividen di kedua pasar tersebut akan berlaku pada 17 Juni 2026. Untuk pasar tunai, cum dividen dijadwalkan pada 18 Juni 2026 dan ex dividen pada 19 Juni 2026. Investor yang berhak menerima dividen harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 18 Juni 2026 pukul 16.00 WIB, dengan pembayaran dilakukan pada 26 Juni 2026.
Dasar pembagian dividen ini merujuk pada laporan keuangan per 31 Maret 2026 yang mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp14,68 triliun. Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp239,07 triliun, sementara total ekuitas tercatat sebesar Rp259,35 triliun. Angka-angka ini menunjukkan fundamental perusahaan yang kuat, mendukung keputusan untuk membagikan dividen di tengah momentum pertumbuhan bisnis.
Perlu diperhatikan, realisasi jumlah saham yang berhak menerima dividen interim ini dapat berkurang seiring dengan program buyback saham yang masih berjalan. Akumulasi saham hasil pembelian kembali hingga tanggal pencatatan akan mengurangi basis distribusi dividen. Bagi investor, langkah ini tetap menjadi sinyal positif atas kesehatan arus kas dan prospek jangka panjang BBCA, terutama setelah mencatatkan laba bersih kuartal I 2026 yang cukup gemilang.














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *