728 x 90

Arus Modal Asing Keluar Rp3,73 Triliun, IHSG Tembus Level Terendah Enam Tahun

Arus Modal Asing Keluar Rp3,73 Triliun, IHSG Tembus Level Terendah Enam Tahun

EinsNews, JAKARTA – Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) yang masif pada perdagangan Jumat, 5 Juni 2026, dengan nilai mencapai Rp3,73 triliun. Tekanan jual tersebut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles hingga 245 poin (4,20%) ke level 5.594, posisi terendah yang belum pernah terjadi dalam hampir enam tahun terakhir. Pelemahan ini dipicu

EinsNews, JAKARTA – Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) yang masif pada perdagangan Jumat, 5 Juni 2026, dengan nilai mencapai Rp3,73 triliun. Tekanan jual tersebut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles hingga 245 poin (4,20%) ke level 5.594, posisi terendah yang belum pernah terjadi dalam hampir enam tahun terakhir. Pelemahan ini dipicu oleh aksi jual besar-besaran di saham-saham berkapitalisasi besar, terutama sektor perbankan dan energi.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi salah satu yang paling terpukul, dengan net sell mencapai Rp1,10 triliun, diikuti oleh PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) senilai Rp1,13 triliun. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga dibuang asing sebesar Rp236,60 miliar, sementara PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat net sell masing-masing Rp169,85 miliar dan Rp110,79 miliar. Di sisi lain, pembelian bersih (net buy) asing relatif kecil, dengan nilai tertinggi hanya Rp21,36 miliar pada saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).

Penurunan IHSG yang tajam ini dipicu oleh kejatuhan seluruh sektor saham. Sektor energi merosot 5,73%, transportasi ambruk 5,97%, infrastruktur melemah 5,30%, sektor teknologi jatuh 4,88%, properti turun 4,02%, dan sektor keuangan terkoreksi 3,72%. Tekanan terbesar indeks berasal dari saham BBCA yang anjlok 6,45% ke Rp5.075, serta saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang jatuh 10,25% ke Rp3.590, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) turun 5,46% ke Rp180.250.

Meski mayoritas saham tertekan, beberapa emiten mencatatkan kenaikan, seperti PT MMIC Semikonduktor Indonesia Tbk (MMIC) yang melonjak 16,04% ke Rp760, PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) naik 10,78% ke Rp113, dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) menguat 10,66% ke Rp270. Aksi jual asing sebelumnya juga sudah terjadi pada perdagangan Kamis (4/6) dengan net sell Rp1,27 triliun, yang turut menekan IHSG. Kondisi ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi domestik dan global, yang diperparah oleh ketidakpastian regulasi di sektor keuangan.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos