Emiten pertambangan nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) akan segera membagikan dividen final untuk tahun buku 2025. Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), perusahaan menyetujui total dividen tunai sebesar US$ 45,64 juta, yang setara dengan rasio pembayaran 60% dari laba bersih tahun buku 2025.
Laba bersih INCO per 31 Desember 2025 tercatat mencapai US$ 76,06 juta. Sisa laba bersih setelah pembagian dividen akan dialokasikan sebagai laba ditahan guna mendukung ekspansi dan pengembangan bisnis perusahaan ke depan. Pemegang saham akan menerima dividen sebesar US$ 0,00433 per lembar saham.
Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, cum dividen untuk perdagangan di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 10 Juni 2026, dengan ex dividen pada 11 Juni 2026. Sementara itu, untuk pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 12 Juni 2026 dan ex dividen pada 15 Juni 2026. Tanggal pencatatan (recording date) adalah 12 Juni 2026, dan pembayaran dividen tunai akan dilakukan pada 26 Juni 2026.
Pembayaran dividen akan dilakukan dalam rupiah menggunakan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada 12 Juni 2026. Dengan asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang melemah ke Rp 18.049 per dolar AS, estimasi dividen yang diterima pemegang saham adalah sekitar Rp 78,1 per saham. Harga saham INCO yang ditutup di level Rp 4.390 per saham pada hari pengumuman memberikan potensi yield dividen sebesar 1,8%.
Keputusan pembagian dividen ini mencerminkan komitmen INCO untuk memberikan imbal hasil kepada pemegang saham di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan. Investor diharapkan mencermati jadwal cum dan ex dividen untuk mengoptimalkan strategi investasi mereka.

