PT Temas Tbk (TMAS) telah menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp228,21 miliar untuk tahun buku 2025, atau setara dengan Rp4 per saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta.
Direktur Utama Temas, Ricky Effendi, mengungkapkan bahwa pemegang saham menyetujui rasio pembayaran dividen sebesar 40% dari laba bersih yang diajukan manajemen. Sisa laba bersih setelah pembagian dividen akan disimpan sebagai laba ditahan, yang penggunaannya akan ditentukan kemudian.
Sepanjang tahun 2025, perusahaan yang bergerak di bidang pengiriman dan bongkar muat ini membukukan laba bersih sebesar Rp499 miliar, melemah 26% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp673 miliar. Penurunan ini mencerminkan kondisi operasional yang lebih tertekan, meskipun tetap menghasilkan arus kas positif untuk pembagian dividen.
Jadwal pembayaran dividen telah diumumkan, dan investor disarankan untuk mencermati dampak kebijakan ini terhadap valuasi saham ke depan. Dengan rasio pembayaran yang konsisten, Temas menunjukkan komitmen terhadap imbal hasil pemegang saham, meskipun tekanan laba masih membayangi prospek pertumbuhan jangka pendek.

