IHSG Anjlok 4,11% ke Bawah 6.000, Semua Sektor Terpukul, Barang Baku Ambruk 9%

Emiten Nasional Riset Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan jual yang masif pada penutupan perdagangan Rabu (3/6/2026), ditutup melemah 4,11% ke level 5.941,07. Pelemahan ini terjadi di tengah sentimen negatif yang merata di seluruh sektor, tercermin dari data Indeks Sektoral IDX-IC yang seluruhnya parkir di zona merah.

Sektor barang baku menjadi yang paling terpukul dengan penurunan harian mencapai 9,05%, diikuti oleh sektor-sektor lainnya yang juga mencatat koreksi signifikan. Kondisi ini menunjukkan aksi jual besar-besaran oleh investor, terutama pada saham-saham yang berkaitan dengan komoditas dan bahan dasar.

Dari sisi perdagangan, data RTI Business mencatat bahwa sebanyak 69 saham berhasil ditutup menguat, sementara 692 saham melemah, dan 54 saham lainnya stagnan. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,77 juta kali dengan total volume saham yang diperdagangkan mencapai 40,17 miliar lembar, serta nilai transaksi sebesar Rp25,25 triliun.

Di tengah pelemahan pasar, sejumlah emiten justru mencatatkan kenaikan harga saham yang signifikan. WEHA menjadi top gainer dengan lonjakan 34,68%, disusul MMIX yang naik 24,76%, dan OMRE yang menguat 24,09%. Sementara itu, TPIA menjadi top loser setelah harganya ambruk 15%, diikuti APIC yang longsor 14,97% dan ARKO yang anjlok 14,94%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *