AEP Nusantara Holdings Kuasai 98,26% Saham PNGO, Sinyal Ekspansi Strategis

Akuisisi Backdoor Emiten Saham

PT Pinago Utama Tbk. (PNGO) resmi berada di bawah kendali baru setelah AEP Nusantara Holdings Limited, entitas perkebunan sawit yang berbasis di Hong Kong, mengakuisisi 98,26% saham perseroan melalui dua transaksi jual beli yang ditandatangani pada 4 Mei 2026. Langkah ini memicu penguatan saham PNGO hingga 17,83% pada pembukaan perdagangan sehari setelahnya, menembus level Rp4.560 per saham, menandakan respons positif pasar terhadap perubahan kepemilikan mayoritas.

Transaksi pertama melibatkan pemegang saham yang menguasai 589.865.100 lembar saham (75,50% dari total saham ditempatkan), sementara transaksi kedua dilakukan dengan Wilson Sutantio atas 177.799.800 lembar saham (22,76%). Total saham yang beralih ke AEP Nusantara Holdings mencapai 767.664.900 lembar, menjadikannya pemegang saham pengendali baru tanpa adanya hubungan afiliasi sebelumnya dengan PNGO, baik dari sisi kepemilikan, manajemen, maupun hubungan keluarga.

AEP Nusantara Holdings Limited, yang berdomisili di Hong Kong dan berkantor di Nathan Commercial Building, Kowloon, serta Leighton Centre, Causeway Bay, bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dan terafiliasi dengan grup yang terdaftar di伦敦 (London). Meski akuisisi ini menimbulkan spekulasi tentang potensi backdoor listing, manajemen PNGO melalui Sekretaris Perusahaan Wandy menegaskan bahwa perubahan pengendalian tidak akan berdampak negatif terhadap operasional, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.

Kendali baru ini diwajibkan untuk melaksanakan Penawaran Tender Wajib sesuai POJK 9/2018, yang akan menjadi katalis bagi investor ritel. Langkah strategis AEP Nusantara dipandang sebagai upaya memperkuat ekspansi bisnis sawit di Indonesia, sekaligus membuka peluang peningkatan likuiditas dan valuasi PNGO di bursa efek. Analis menilai jika sinergi perusahaan tercapai, PNGO berpotensi menjadi salah satu pemain sawit dengan akses pendanaan global yang lebih solid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *