1. 1911.
    HSBC Turunkan Peningkatan Saham AstraZeneca di London, Menyentuh Rekor Terendah
  2. 1912.
    Bursa Saham Indonesia Membaik Setelah Penundaan Eksamination Status Pasar Modal
  3. 1913.
    ACRO Realisasi Dana Hasil IPO Rp61 Miliar untuk Pengembangan Produk Baru
  4. 1914.
    Allo Bank (BBHI) Tetapkan Dividen Sebesar Rp286,97 Miliar
  5. 1915.
    BEI Dorong Kementerian Keuangan untuk Peningkatan Transparansi Emiten
  6. 1916.
    CEO Kalshi Sebut Perusahaan Mungkin Tergolong dalam Rangkaian IPO
  7. 1917.
    OASA Saham Menanjak Signifikan Akibat Akuisisi Astrindo Nusantara dan Proyek PSEL
  8. 1918.
    OEM International Catat Rekor Penjualan Q2 Dengan Akuisisi
  9. 1919.
    MDKA Gelar RUPST dan Setujui Pembagian Dividen Tunai Sebesar Rp300 Miliar
  10. 1920.
    Bursa Efek Indonesia Dorong Insentif Pajak Untuk Meningkatkan Free Float dan IPO