1. 1921.
    BEI Dorong Kementerian Keuangan untuk Peningkatan Transparansi Emiten
  2. 1922.
    CEO Kalshi Sebut Perusahaan Mungkin Tergolong dalam Rangkaian IPO
  3. 1923.
    OASA Saham Menanjak Signifikan Akibat Akuisisi Astrindo Nusantara dan Proyek PSEL
  4. 1924.
    OEM International Catat Rekor Penjualan Q2 Dengan Akuisisi
  5. 1925.
    MDKA Gelar RUPST dan Setujui Pembagian Dividen Tunai Sebesar Rp300 Miliar
  6. 1926.
    Bursa Efek Indonesia Dorong Insentif Pajak Untuk Meningkatkan Free Float dan IPO
  7. 1927.
    Myriad Uranium Akuisisi Rush Rare Metals Mengakibatkan Fluktuasi Pasar
  8. 1928.
    IHSG Ditutup di Atas 6.000, Dukungan Asing Menyegarkan
  9. 1929.
    Aksi Saham Global: Defensif Meningkat, Teknologi Tertekuk
  10. 1930.
    IHSG Melejit, GGRM dan AMMN Melesat