Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘Authentication Error, All connection attempts failed’, ‘type’: ‘auth_error’, ‘param’: ‘None’, ‘code’: ‘401’}} Isi berita asli: KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rencana penawaran umum perdana saham (IPO) sejumlah perusahaan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) terbesar dunia berpotensi memicu pergeseran aliran dana dari pasar kripto ke pasar
Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘Authentication Error, All connection attempts failed’, ‘type’: ‘auth_error’, ‘param’: ‘None’, ‘code’: ‘401’}}
Isi berita asli:
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rencana penawaran umum perdana saham (IPO) sejumlah perusahaan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) terbesar dunia berpotensi memicu pergeseran aliran dana dari pasar kripto ke pasar saham Amerika Serikat (AS).
Salah satu Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime, menilai langkah IPO yang disiapkan oleh SpaceX, OpenAI, dan Anthropic berpotensi menciptakan tekanan likuiditas jangka pendek di pasar aset digital.
Ketiga perusahaan tersebut diperkirakan memiliki total valuasi mendekati US$ 3 triliun. SpaceX disebut memiliki valuasi sekitar US$ 1,5 triliun hingga US$ 1,75 triliun dan berpotensi menghimpun dana hingga US$ 75 miliar melalui IPO.
Sementara itu, OpenAI diperkirakan memiliki valuasi sekitar US$ 850 miliar, sedangkan Anthropic berada pada kisaran US$ 380 miliar hingga US$ 965 miliar.
Besarnya skala IPO tersebut dinilai dapat menarik minat investor global untuk mengalokasikan sebagian dana mereka ke pasar saham AS, terutama ke sektor teknologi dan AI yang saat ini menjadi pusat perhatian pasar.
Kripto Berpotensi Kehilangan Likuiditas Jangka Pendek
Momentum IPO tersebut datang ketika pasar kripto masih bergerak tanpa arah yang jelas.
Berdasarkan data CoinMarketCap per 12 Juni 2026 pukul 07.15 WIB, harga Bitcoin berada di kisaran US$ 63.555.
Dalam sebulan terakhir, aset kripto terbesar tersebut telah terkoreksi sekitar 21% dan sempat menyentuh level US$ 59.000 dalam sepekan terakhir.
Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn mengatakan, kondisi pasar kripto yang masih bergerak sideways berpotensi memperbesar peluang terjadinya rotasi dana ke instrumen investasi baru yang menawarkan prospek pertumbuhan lebih tinggi.
“Dalam jangka pendek, kondisi ini berpotensi menarik sebagian likuiditas dari berbagai kelas aset, termasuk pasar kripto,” ujar Ryan dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).
Menurut dia, banyak investor institusi maupun ritel kemungkinan akan melakukan rebalancing portofolio guna memperoleh eksposur terhadap saham-saham baru dari perusahaan AI dan teknologi berkapitalisasi besar tersebut.
Fenomena tersebut, lanjut Ryan, merupakan dinamika yang lazim terjadi ketika pasar memperoleh katalis investasi baru dengan potensi pertumbuhan yang besar.
Dampak Jangka Panjang Dinilai Tetap Positif
Meski berpotensi menekan pasar kripto dalam jangka pendek, Bittime menilai perpindahan likuiditas tersebut tidak serta-merta menjadi ancaman bagi aset digital dalam jangka panjang.
Ryan menilai setelah euforia IPO mereda, … [content truncated]














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *