728 x 90

SpaceX Siap Melantai di Nasdaq dengan Skema IPO ‘Terima atau Tolak’ yang Unik

SpaceX Siap Melantai di Nasdaq dengan Skema IPO ‘Terima atau Tolak’ yang Unik

SpaceX, perusahaan luar angkasa yang dipimpin oleh Elon Musk, bersiap untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Nasdaq pada tanggal 11 Juni 2026 dengan kode saham SPCX. Dalam langkah inovatif, Musk menetapkan harga awal per lembar saham sebesar 135 dollar AS, atau sekitar Rp 2,41 juta, dengan model penjualan yang disebut ‘terima atau tolak’. Ini

SpaceX, perusahaan luar angkasa yang dipimpin oleh Elon Musk, bersiap untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Nasdaq pada tanggal 11 Juni 2026 dengan kode saham SPCX. Dalam langkah inovatif, Musk menetapkan harga awal per lembar saham sebesar 135 dollar AS, atau sekitar Rp 2,41 juta, dengan model penjualan yang disebut ‘terima atau tolak’. Ini menandai pendekatan baru dalam dunia IPO, di mana perusahaan tidak memberikan kisaran harga tetapi langsung menetapkan nilai tetap.

Model ini diharapkan akan menarik minat investor, dengan konsultan IPO Class V Group, Lisa Buyer, meyakini bahwa investor tidak akan keberatan dengan skema ini. Jika para investor setuju dengan harga yang ditetapkan, mereka dapat dengan mudah melakukan transaksi tanpa perlu menunggu penetapan harga yang lebih lanjut. Konsep ini berbeda dengan praktik umum yang biasanya melibatkan kisaran harga sebelum penetapan final.

Market capitalization SpaceX diperkirakan mencapai 1,17 triliun dollar AS (Rp 31,6 kuadriliun), menjadikan IPO ini salah satu yang paling dinantikan. Pendapatan kotor perusahaan pada tahun lalu mencapai 18,7 miliar dollar AS (Rp 334,8 triliun), menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan. Namun, peluncuran IPO ini juga berpotensi memberikan dampak terhadap pasar kripto, di mana Bitcoin telah mengalami penurunan lebih dari 20 persen dalam sebulan terakhir.

Dengan harga yang sudah ditetapkan, SpaceX berencana untuk mulai mengalokasikan saham lebih awal dari biasanya, memberikan keuntungan strategis dalam waktu yang krusial. Hal ini juga mencerminkan strategi Musk untuk memanfaatkan momentum pasar, terutama di tengah ketidakpastian yang melanda aset berisiko tinggi, seperti cryptocurrency.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos