728 x 90

Sentimen Suku Bunga dan “Buyback” Bawa Pasar Keuangan ke Zona Hijau

Sentimen Suku Bunga dan “Buyback” Bawa Pasar Keuangan ke Zona Hijau

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 400 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.BadRequestError: You passed in model=kimi-k2.6. There are no healthy deployments for this modelNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.BadRequestError: You passed in model=kimi-k2.6. There are no healthy deployments for this modelNo

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 400 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.BadRequestError: You passed in model=kimi-k2.6. There are no healthy deployments for this modelNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.BadRequestError: You passed in model=kimi-k2.6. There are no healthy deployments for this modelNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘400’}}

Isi berita asli:
Kurs rupiah dan IHSG kompak menguat menyusul pengumuman suku bunga serta rencana ”buyback” emiten perbankan. Namun, sentimen ini cenderung bersifat jangka pendek.

JAKARTA, KOMPAS — Pasar keuangan Indonesia menunjukkan tren positif menyusul pengumuman kenaikan suku bunga acuan. Di sisi lain, pasar turut mencermati rencana pembelian kembali atau buyback dari emiten-eminten perbankan. Namun, tren penguatan ini diperkirakan bertahan dalam jangka pendek.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi pertama, Rabu (10/6/2026), ditutup menguat 2,39 persen ke level 5.884,07. Pergerakan ini terutama ditopang oleh saham-saham di sektor teknologi, transportasi, dan keuangan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menguat pada perdagangan hari ini. Mengutip data Bloomberg, rupiah menguat 0,52 persen dibandingkan penutupan sebelumnya ke level Rp 17.964 per dolar AS.

Analis pasar saham MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan, penguatan IHSG pada sesi pertama ini didorong oleh emiten-emiten berkapitalisasi besar, seperti perbankan dan emiten konglomerasi.

”Untuk sentimen, kami perkirakan didukung oleh pergerakan nilai tukar rupiah yang sempat menguat,” katanya saat dihubungi dari Jakarta.

Adapun penguatan nilai tukar rupiah ini terjadi setelah Bank Indonesia (BI) mengumumkan kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5 persen pada Selasa (9/6/2026). Kebijakan ini diambil lantaran pelemahan rupiah terus terjadi hingga di luar perkiraan.

Herditya menambahkan, katalis positif juga datang dari rencana pembelian kembali alias buyback saham oleh emiten-emiten perbankan pelat merah. Rencana tersebut mencuat saat para direktur Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pada Selasa.

”Dari sisi teknikal, kami mencermati penguatannya (IHSG) akan cenderung terbatas untuk 6.256 dan best case 6.545. Jadi, perkiraan (penguatannya) akan bersifat jangka pendek,” ujarnya.

Kenaikan suku bunga BI yang tidak terduga menunjukkan bahwa stabilitas nilai tukar masih menjadi perhatian utama, yang dapat terus memberikan tekanan pada aset berisiko dan biaya pendanaan.

Sementara itu, Senior Economist PT Samuel Sekuritas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi, dalam analisisnya, berpendapat, sentimen pasar Indonesia membaik utamanya didukung oleh tren pembalikan (rebound) dari saham-saham bank BUMN dan fundamental perbankan yang tetap solid.

Menurut dia, sentimen pasar berpotensi tetap positif d… [content truncated]

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos