728 x 90

Inti Bangun Sejahtera Resmi Melangkah ke Privatisasi, Efisiensi Jadi Motif Utama

Inti Bangun Sejahtera Resmi Melangkah ke Privatisasi, Efisiensi Jadi Motif Utama

EinsNews, JAKARTA – PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), anak usaha dari PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), secara resmi mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan privatisasi atau go private. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat (5/6), menandai langkah strategis perusahaan untuk keluar dari bursa. Direktur

EinsNews, JAKARTA – PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), anak usaha dari PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), secara resmi mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan privatisasi atau go private. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat (5/6), menandai langkah strategis perusahaan untuk keluar dari bursa.

Direktur Utama Inti Bangun Sejahtera, Ramadhan Kurnia Nusa, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap strategi bisnis jangka panjang grup. PT iForte Solusi Infotek, selaku pemegang saham pengendali, menilai bahwa privatisasi akan memungkinkan perusahaan mengelola aset dan operasional dengan lebih efisien, tanpa beban regulasi dan tekanan pasar yang kerap menyertai status perusahaan terbuka.

Proses go private ini diprediksi akan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi IBST dalam mengoptimalkan portofolio infrastruktur telekomunikasinya. Sebagai entitas yang bergerak di sektor menara telekomunikasi, efisiensi operasional menjadi kunci di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Bagi pemegang saham publik, langkah ini berarti mereka akan menerima tawaran pembelian saham sesuai dengan harga yang disepakati dalam RUPSLB.

Dari sisi pasar, privatisasi IBST juga berpotensi mengurangi jumlah saham beredar di sektor infrastruktur telekomunikasi, yang selama ini didominasi oleh emiten besar seperti TOWR. Analis menilai, langkah ini sejalan dengan tren konsolidasi di industri menara, di mana perusahaan induk berupaya memperkuat kendali atas anak usahanya untuk meningkatkan sinergi bisnis dan efisiensi biaya modal.

Ke depan, publik menantikan detail skema pembelian saham publik serta jadwal delisting dari Bursa Efek Indonesia. Keputusan ini menjadi bukti komitmen grup Sarana Menara untuk merampingkan struktur perusahaan dan fokus pada pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan di tengah dinamika industri telekomunikasi nasional.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos