Dalam langkah strategis yang mengguncang industri keamanan siber, Akamai Technologies resmi mengakuisisi LayerX, perusahaan solusi kontrol penggunaan AI berbasis browser, senilai sekitar USD205 juta atau setara Rp3,3 triliun. Akuisisi yang diumumkan pada awal Juni ini menyasar celah kritis dalam interaksi karyawan dengan aplikasi kecerdasan buatan, seiring melonjaknya adopsi AI generatif di lingkungan enterprise. Kehadiran large
Dalam langkah strategis yang mengguncang industri keamanan siber, Akamai Technologies resmi mengakuisisi LayerX, perusahaan solusi kontrol penggunaan AI berbasis browser, senilai sekitar USD205 juta atau setara Rp3,3 triliun. Akuisisi yang diumumkan pada awal Juni ini menyasar celah kritis dalam interaksi karyawan dengan aplikasi kecerdasan buatan, seiring melonjaknya adopsi AI generatif di lingkungan enterprise.
Kehadiran large language models (LLM) di tempat kerja membuka risiko kebocoran data besar-besaran melalui prompt dan unggahan file sensitif oleh karyawan. Teknologi LayerX menjawab tantangan tersebut dengan visibilitas real-time terhadap aktivitas pengguna, termasuk pemantauan riwayat prompt ke sistem AI. Akamai mengintegrasikan solusi ini ke dalam portofolio Zero Trust yang sudah matang, menciptakan pengamanan berlapis yang mencakup ZTNA, perlindungan runtime AI, dan segmentasi workload.
Pendekatan unik LayerX tidak memaksa pengguna beralih ke browser proprietary, melainkan langsung terintegrasi ke browser populer yang sudah digunakan. Hal ini menjaga produktivitas sambil memberikan kendali penuh kepada tim TI atas data yang keluar-masuk. CEO dan Co-Founder LayerX, Or Eshed, menekankan bahwa keamanan penggunaan AI—baik oleh manusia maupun agen AI—kini menjadi fondasi utama keamanan enterprise global.
Dengan kombinasi teknologi ini, Akamai tidak hanya menutup kesenjangan keamanan yang ditinggalkan solusi tradisional, tetapi juga memperkuat posisinya di pasar keamanan AI yang sedang tumbuh eksponensial. Langkah ini diprediksi akan meningkatkan kepercayaan perusahaan dalam mengadopsi AI generatif secara masif, sekaligus membuka peluang pendapatan baru bagi Akamai di segmen keamanan browser enterprise.















Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *