Pasar saham Amerika Serikat mengalami kemunduran signifikan pada perdagangan pekan lalu, setelah data ketenagakerjaan yang solid memicu kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Indeks S&P 500 tercatat turun tajam, mengakhiri tren kenaikan sembilan minggu berturut-turut yang sebelumnya menjadi rekor terpanjang dalam beberapa tahun terakhir. Laporan ketenagakerjaan yang dirilis menunjukkan penambahan
Pasar saham Amerika Serikat mengalami kemunduran signifikan pada perdagangan pekan lalu, setelah data ketenagakerjaan yang solid memicu kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Indeks S&P 500 tercatat turun tajam, mengakhiri tren kenaikan sembilan minggu berturut-turut yang sebelumnya menjadi rekor terpanjang dalam beberapa tahun terakhir.
Laporan ketenagakerjaan yang dirilis menunjukkan penambahan tenaga kerja yang melampaui ekspektasi, disertai dengan kenaikan upah yang masih solid. Data ini meredupkan prospek pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat, sehingga memicu aksi ambil untung besar-besaran di pasar ekuitas. Sektor teknologi yang sebelumnya menjadi motor penggerak utama indeks menjadi yang paling tertekan.
Meskipun terjadi koreksi tajam, aliran dana ke ETF saham inti kapitalisasi besar seperti Vanguard S&P 500 (VOO) justru mencatatkan rekor hampir 19 miliar dolar AS pada bulan Mei 2026. Hal ini menunjukkan bahwa investor institusi masih memandang saham-saham unggulan sebagai pilihan defensif di tengah volatilitas. Sementara itu, ETF tematik aktif seperti Roundhill Memory juga mencuri perhatian, meskipun risikonya lebih tinggi.
Keputusan investor untuk tetap memarkir dana di ETF berkapitalisasi besar mencerminkan optimisme jangka panjang terhadap fundamental ekonomi AS, meskipun tekanan jangka pendek dari kebijakan moneter tetap menjadi risiko. Para analis memperingatkan bahwa jika laporan inflasi berikutnya juga menunjukkan angka yang tinggi, koreksi yang lebih dalam bisa terjadi dalam beberapa pekan ke depan.














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *