728 x 90

Guncangan Wall Street: Nasdaq Anjlok 4,18%, Aksi Jual Massal Hapus Nilai Pasar Teknologi

Guncangan Wall Street: Nasdaq Anjlok 4,18%, Aksi Jual Massal Hapus Nilai Pasar Teknologi

Pasar saham Amerika Serikat mengalami tekanan signifikan pada akhir pekan lalu, dengan indeks Nasdaq Composite mencatat penurunan harian terbesar sejak gejolak tarif dagang tahun sebelumnya. Indeks berbasis teknologi tersebut ambles 4,18% ke level 25.709,43, sementara S&P 500 terkoreksi 2,64% menjadi 7.383,74. Dow Jones Industrial Average kehilangan 695,15 poin atau 1,35%, berakhir di 50.866,78. Aksi jual

Pasar saham Amerika Serikat mengalami tekanan signifikan pada akhir pekan lalu, dengan indeks Nasdaq Composite mencatat penurunan harian terbesar sejak gejolak tarif dagang tahun sebelumnya. Indeks berbasis teknologi tersebut ambles 4,18% ke level 25.709,43, sementara S&P 500 terkoreksi 2,64% menjadi 7.383,74. Dow Jones Industrial Average kehilangan 695,15 poin atau 1,35%, berakhir di 50.866,78. Aksi jual ini dipicu oleh pelepasan masif saham semikonduktor dan teknologi yang sebelumnya menjadi motor penggerak reli pasar.

Gelombang jual beli aset berisiko semakin meluas setelah data ketenagakerjaan AS menunjukkan ekonomi yang sangat kuat. Nonfarm payrolls bertambah 172.000 pada Mei, jauh melampaui ekspektasi pasar sebesar 80.000. Angka ini mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS melonjak tajam, dengan yield Treasury 10 tahun menembus 4,5% dan yield obligasi 30 tahun melampaui 5%. Kenaikan biaya pinjaman memicu kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, menekan valuasi saham teknologi yang sensitif terhadap tingkat diskonto.

Sektor semikonduktor menjadi korban paling parah dalam koreksi ini. ETF iShares Semiconductor merosot 10%, mencatat performa harian terburuk sejak Maret 2020. Saham Broadcom ambruk hampir 8% setelah sehari sebelumnya anjlok lebih dari 12% akibat gagal meningkatkan proyeksi pertumbuhan bisnis chip AI. Marvell Technology jatuh lebih dari 16%, sementara Intel dan Advanced Micro Devices (AMD) masing-masing kehilangan sekitar 11%. Micron Technology, yang selama ini menjadi bintang reli AI, terperosok 13% setelah sebelumnya turun 8%.

Kepala Strategi Pasar Nationwide, Mark Hackett, menilai aksi ambil untung menjadi faktor utama di balik tekanan ini. Investor yang menikmati kenaikan besar saham semikonduktor dalam dua bulan terakhir mulai mengurangi eksposur setelah sentimen berubah. “Jika memiliki beberapa saham semikonduktor ini selama dua bulan terakhir, Anda perlu mengambil keuntungan pada titik tertentu,” ujarnya. Kombinasi data ekonomi yang kuat, kenaikan imbal hasil obligasi, dan realisasi laba menciptakan badai sempurna bagi saham teknologi, memicu koreksi terdalam dalam lebih dari setahun terakhir.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos