728 x 90

Dana IPO BSA Logistik Masih Menganggur Rp281 Miliar, Laba Bersih Justru Melonjak 342%

Dana IPO BSA Logistik Masih Menganggur Rp281 Miliar, Laba Bersih Justru Melonjak 342%

PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) baru memanfaatkan sebagian kecil dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang digelar pada April 2026. Hingga saat ini, perseroan baru merealisasikan Rp20,6 miliar dari total perolehan dana IPO sebesar Rp302,4 miliar. Artinya, masih ada Rp281 miliar yang mengendap dan siap digunakan untuk mendorong ekspansi bisnis logistik di tengah

PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) baru memanfaatkan sebagian kecil dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang digelar pada April 2026. Hingga saat ini, perseroan baru merealisasikan Rp20,6 miliar dari total perolehan dana IPO sebesar Rp302,4 miliar. Artinya, masih ada Rp281 miliar yang mengendap dan siap digunakan untuk mendorong ekspansi bisnis logistik di tengah optimisme pertumbuhan sektor multimoda dan logistik terintegrasi.

Manajemen mengungkapkan strategi pemanfaatan dana tersebut dalam rapat pemegang saham yang digelar awal Juni 2026. Direktur Utama WBSA, Edwin Wibowo, menegaskan bahwa dana IPO menjadi pilar penting dalam memperluas skala usaha dan memenuhi permintaan jasa logistik yang terus meningkat. Selain itu, dalam rapat umum pemegang saham luar biasa, para pemegang saham menyetujui perubahan status hukum perseroan dari Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Langkah ini dinilai strategis untuk membuka peluang kemitraan domestik yang lebih luas dan memperkuat posisi WBSA di ekosistem logistik nasional.

Kinerja keuangan perseroan menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025. Pendapatan WBSA tercatat sebesar Rp2,1 triliun, meningkat 20,51% dibanding tahun sebelumnya. Sementara laba bersih melonjak drastis 342,99% menjadi Rp45,3 miliar, mencerminkan efisiensi operasional dan keberhasilan strategi penetrasi pasar. Ekspansi fisik juga terus dilakukan, termasuk pembukaan cabang baru di Makassar untuk memperkuat jejaring di Indonesia Timur serta penyelesaian gudang baru di Cakung, Jakarta.

Dalam aksi korporasi IPO pada 10 April 2026, WBSA melepas 1,8 miliar saham atau setara 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor. Dengan harga penawaran Rp168 per saham, perseroan mengantongi dana segar Rp302,4 miliar. Mayoritas dana tersebut dialokasikan untuk mengakuisisi 99,99% saham PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL), sedangkan sisanya digunakan sebagai modal kerja. Langkah ini dirancang untuk memperkuat operasi layanan logistik multimoda dan mempercepat realisasi rencana ekspansi ke depan.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos