728 x 90

BCA Umumkan Dividen Interim Rp20 per Saham untuk Kuartal II 2026

BCA Umumkan Dividen Interim Rp20 per Saham untuk Kuartal II 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memutuskan untuk membagikan dividen interim termin pertama sebesar Rp20 per saham pada kuartal II tahun buku 2026. Keputusan ini didasarkan pada solidnya kinerja keuangan perseroan selama periode Januari hingga Maret 2026, serta komitmen untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Langkah ini menjadi yang pertama dari tiga kali rencana

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memutuskan untuk membagikan dividen interim termin pertama sebesar Rp20 per saham pada kuartal II tahun buku 2026. Keputusan ini didasarkan pada solidnya kinerja keuangan perseroan selama periode Januari hingga Maret 2026, serta komitmen untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Langkah ini menjadi yang pertama dari tiga kali rencana pembagian dividen interim sepanjang tahun 2026, sebagaimana telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 12 Maret lalu.

Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menjelaskan bahwa pembagian dividen interim ini telah mempertimbangkan posisi permodalan yang solid, likuiditas yang memadai, serta prospek pengembangan bisnis perseroan dan entitas anak. Ia juga menyebutkan bahwa rencana dividen interim selanjutnya diperkirakan akan memiliki nominal yang sama dengan termin pertama, selama kondisi keuangan tetap mendukung. “Kami bersyukur dapat merealisasikan rencana ini sebagai terobosan baru yang diharapkan menambah cash flow bagi pemegang saham,” ujarnya.

Kinerja keuangan BCA per Maret 2026 menunjukkan pertumbuhan kredit sebesar 5,6% year-on-year (yoy) menjadi Rp994 triliun, didukung oleh dana giro dan tabungan (CASA) yang mencapai Rp1.089 triliun atau tumbuh 11,2% yoy. Total laba bersih BCA dan entitas anak tercatat sebesar Rp14,7 triliun pada triwulan I 2026. Angka-angka ini mencerminkan fundamental yang kuat untuk mendukung kebijakan dividen yang konsisten.

Kebijakan dividen interim tiga kali setahun ini menjadi sinyal positif bagi pasar modal, mengingat BCA merupakan salah satu saham blue chip dengan kapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia. Pembagian dividen yang terjadwal secara kuartalan diharapkan dapat meningkatkan ekspektasi investor terhadap pendapatan pasif, sekaligus mengindikasikan manajemen yang prudent dan berorientasi pada pemegang saham. Saham BBCA diperkirakan akan tetap mendapat sentimen positif mengingat likuiditas perbankan yang masih melimpah dan prospek kredit yang terus tumbuh.

Ke depannya, BCA tetap berfokus pada penyaluran kredit berkualitas dan efisiensi operasional untuk menjaga profitabilitas. Dengan rencana dividen interim yang sudah diumumkan, investor dapat mencermati jadwal pembagian berikutnya yang diperkirakan akan terjadi pada kuartal III dan IV 2026, sepanjang kondisi likuiditas dan permodalan tetap terjaga. Dividen interim termin pertama ini akan diperhitungkan dengan dividen final pada akhir tahun buku.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos